• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 15 Desember 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Monoarfa : Kami Tidak Mengeksploitasi Kemiskinan Daerah
    ALBERTO | Senin, 01 Desember 2014 | 23:13 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Monoarfa
    Penandatanganan Kontrak Kerja PT INSAN dengan China Tianchen Engineering Cooporation (TCC) di Kupang, Senin (1/12)

     

    Kupang, Flobamora.net - Direktur Utama PT Indonesia Soda Ash NTT (INSAN), Suharso Monoarfa, menegaskan, pihaknya tidak ingin mengeksploitasi kemiskinan daerah untuk mendapatkan keuntungan dengan membangun pabrik soda ash.

     

    Penegasan tersebut disampaikan Suharso Monoarfa,  pada acara penandatangan kontrak kerja pembanvgunan  pabrik soda ash antara PT INSAN dengan China Tianchen Engineering Cooporation (TCC) di Kupang, Senin (1/12).

     

    Menurutnya, penandatanganan kontrak kerja adalah sebuah langkah maju yang sudah dicapai, sebelum memulai pembangunan pabrik soda ash pertama di Indonesia.

     

    “Adanya pabrik tersebut, mudah-mudahan masyarakat NTT mau menghasilkan garam atau masuk lading garam, yang menjadi salah satu bahan baku soda ash. Pasalnya, pabrik ini membutuhkan 600 ribu ton garam setiap tahun,” katanya.

     

    Dia menuturkan, NTT belakangan ini menjadi daerah potensial penghasil garam. Sebut saja Nagekeo, Ende dan Kabupaten Kupang. Lalu, berdasarkan hasil penelitian dan kajian Kabupaten Rote Ndao, Sabu Raijua, Pulau Sumba dan beberapa wilayah lainnya dapat didorong menjadi penghasil garam untuk memenuhi kebutuhan pabrik.

     

    Sementara untuk mengatasi kesulitan listrik, katanya, pihaknya sedang membangun listrik sendiri 2x18 Mega Watt dan akan diikuti 2x 50 Mega Watt, sehingga tidak mengharapkan kebutuhan listrik dari PLN.

     

    Gubernur Frans Lebu Raya yang hadir pada kesempatan itu mengatakan, Pemerintah Provinsi NTT mendukung sepenuhnya rencana pembangunan pabrik soda ash di KI Bolok, demi menggerakan pertumbuhan industri.

     

    “Tahun lalu Pak suharso menyampaikan niatnya untuk membangun pabrik soda as. Momentum hari ini adalah mewujudkan sebuah mimpi pemerintah dan masyarakat NTT akan sebuah industri berskala besar,” katanya.

     

    Pemerintah, paparnya, mendukung rencana tersebut dan meminta dukungan masyarakat NTT, karena daerah ini sudah mulai dilirik dan didatangi investor untuk menanamkan modalnya.

     

    Harapan serupa disampaikan Chris Liyanto dari Kadin NTT. Menurut Chris, penandatanganan kontrak tersebut  mudah-mudahan secepatnya terealisir , karena selama ini yang datng ke daerah ini hanya calon investor, setelah itu tidak pernah datang lagi.

     

    “Kadin NTT menyambut baik lantaran nantinya banyak tenaga kerja lokal yang direkrut  menjadi pekerja di pabrik soda ash, karena pabrik ini telah membuka lapangan kerja baru di daerah ini,” tambahnya.***   


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.