• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 26 September 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    TTS akan Jadi Salah Satu Daerah Penghasil Garam di Indonesia
    ALBERTO | Minggu, 07 Desember 2014 | 16:41 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    TTS
    Petani garam

     

    Kupang, Flobamora.net – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) siap mendukung rencana PT Pembangkit Kencana dari Roda Mas Group untuk mengembangkan industri garam di daerah tersebut.

     

    “Pihak perusahaan sudah mengajukan izin kepada pemerintah agar bisa memberikan kesempatan berinvestasi di bidang industri garam, sekaligus menjadikan TTS sebagai salah satu daerah penghasil garam di Indonesia,” kata Bupati TTS, Paulus V.R Mella kepada wartawan, Sabtu (6/12).

     

    Menurutnya, untuk kebutuhan industri garam, investor membutuhkan lahan sekitar 13.000 hektare. Lahan seluas itu hanya ada di pesisir selatan kabupaten itu yakni di Kecamatan Kualin dan Amanuban Selatan.

     

    Dia mengakui, meskipun TTS tidak ternasuk masuk adalah wilayah untuk pengembangan industri garam di NTT, niat investor tidak mungkin dibatasi begitu saja, karena mereka sendiri sudah melakukan survey awal.

     

    “Dari hasil survey, wilayah pesisir selatan sangat cocok untuk industri garam, lantaran intensitas curah hujannya yang rendah, air lautnya masih jernih juga potensi panas matahari sangat baik,”jelasnya.

     

    Dia mengatakan, Pemkab TTS telah membuka peluang tersebut kepada investor. Tinggal sekarangm bagaimanainvestoe memanfaatkan potensi itu, sehingga TTS juga bisa menjadi salah satu penghasil garam di NTT.

     

    Dia  menuturkan, meskipun Indonesia memiliki garis pantai terpanjang kedua di Dunia, Indonesia masih harus mengimpor garam untuk penuhi kebutuhan garam nasional. Bakan, Kementerian Perindustrian mencatat,  kebutuhan garam nasional saat ini adalah 3,5 juta ton per tahun.


    Dari angka sebesar itu, ujarnya, industri garam nasional hanya sanggup memasok 1,5 juta ton garam pertahun, atau kurang dari separuh kebutuhan garam nasional. Untuk itu, setiap tahunnya Indonesia mengimpor garam industri sebesar 1,6 hingga 2 juta ton garam setiap tahunnya.

     

    “Oleh karena itu, TTS juga siap menjadi salah satu daerah penghasil garan nasional disamping daerah lain di Indonesia demi memenuhi kebutuhan garansecara nasional,” imbuhnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.