• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 18 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Presiden : Raknamo, Waduk Pertama dari 49 Waduk yang Akan Dibangun
    ALBERTO | Sabtu, 20 Desember 2014 | 11:44 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Presiden
    Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Lebu Raya dan Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno saat akan menyaksikan penampilan drum band oleh pelajar Kota Kupang. ALBERTO/FLOBAMORA.NET

     

    Kupang, Flobamora.net - Presiden Joko Widodo mengatakan, sudah 17 tahun Indonesia sudah tidak membangun waduk atau bendungan lagi, untuk memenuhi butuhan air baku dan air irigasi guna mendukung ketahanan pangan di negeri ini.

     

    “Waduk Raknamo adalah waduk pertama dari 49 waduk yang akan dibangun di Indonesia dalam waktu lima tahun ke depan,” kata Presiden Joko Widodo di Kupang, Sabtu (20/12).

     

    Menurutnya, fungsi dari waduk itu sendiri selain menjadi sumber air baku juga sebagai air irigasi, demi membantu ketersediaan air bagi masyarakat di daerah.

     

    Waduk Raknamo, katanya, akan menghabiskan dana sebesar Rp 710 miliar dengan luas lahan genangan 147 hektar.

     

    "Bendungan Raknamo ini waduk pertama yang kita bangun dari 49 yang ada. NTT didahulukan karena gubernurnya tiap hari menelpon saya," kata Presiden disambut tepuk tangan undangan yang hadir.

     

    Presiden berharap waduk seluas 147 hektar itu dapat menampung air di musim hujan dan mengalirkan air di musim kemarau bagi warga Nusa Tenggara Timur.

     

    Sebelumnya, Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, Charisal A. Manu memaparkan, pembangunan Waduk Raknamo menelan dana yang bersumber dari APBN sekitar Rp 732 miliar lebih yang terdiri dari konstruksi sekitar Rp 710 miliar lebih dan sisanya untuk supervisi/pengawasan.

     

    Pembangunan bendungan tersebut menggunakan sistem multi-tahun dan untuk tahap pertama sesuai dengan kontrak dialokasikan anggaran sebesar Rp 40 miliar.Waduk ini dapat menyuplai air baku sebanyak 14,09 juta meter kubik.

     

    “Air dari bendungan ini nantinya akan berfungsi sebagai pemasok air baku bagi warga kabupaten Kupang 100 liter per detik,” jelasnya.

     

    Selain itu, ujarnya, untuk mendukung lahan irigasi sawah seluas 1.250 hektare, pengendalian banjir, pariwisata dan pembangunan pembangkit listrik tenaga makro hidro (PLTMH) sebesar 0,216 MW.

     

    "Sumber air juga untuk lahan eksisting 1.259 hektar di beberapa tempat yakni Desa Raknamo, Manusak, Kelurahan Naibonat dan Amabi Oefeto," katanya menambahkan.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.