• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 15 Agustus 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    DPRD NTT Dorong Pelayanan TKI Satu Atap
    ALBERTO | Rabu, 31 Desember 2014 | 14:31 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    DPRD
    Ketua Komisi V DPRD NTT, Winston Neil Rondo

     

    Kupang, Flobamora.net – Guna meminimalisasi kasus perdagangan orang yang terus saja terjadi, DPRD NTT mendorong pemerintah untuk memberi pelayanan izin satu atap kepada calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal daerah ini yang hendak bekerja di luar negeri maupun di dalam negeri.

     

    Ketua Komisi V DPRD NTT, Winston Rondo kepada wartawan di Kupang, Selasa (30/12) mengatakan, persoalan utama yang dihadapi terkait perekrutan dan pengiriman tenaga kerja adalah pemalsuan dokumen, seperti kartu keluarga, dan kartu tanda penduduk (KTP). Pemalsuan dokumen ini dilakukan oleh para calo maupun secara sukarela oleh pencari kerja itu sendiri.

     

    “Kita dorong pemerintah agar menyiapkan pelayanan izin satu atap untuk para pencari kerja, sehingga masalah utama soal pemalsuan dokumen bisa ditekan,” ujarnya.

     

    Kader Partai Demokrat ini menyampaikan, salah satu langkah yang telah diambil dewan bersama pemerintah provinsi adalah mengalokasikan sejumlah dana pada APBD NTT Tahun Anggaran 2015. Dana yang dialokasikan itu untuk menangani persoalan tenaga kerja mulai dari perekrutan hingga penempatan.

     

    “Kita ingin pastikan agar tenaga kerja yang diberangkatkan itu sudah siap, baik dari aspek dokumentasi maupun sumber daya manusia,” paparnya.

     

    Lebih lanjut dia menjelaskan, aspek lain yang dilakukan adalah merevisi peraturan daerah (perda) tentang human traffiking (perdagangan orang). Revisi tersebut dilakukan agar perda yang ada lebih menguat dan punya daya tekanan yang kuat. “Kita ingin, perda yang ada bisa memiliki kekuatan untuk menindak tegas para pelaku perdagangan orang,” tandasnya.

     

    Dia menyebutkan, persoalan tenaga kerja selalu dihadapkan dengan penegakan hukum di negara tempat mereka bekerja. Akibat dokumen yang tidak lengkap, para tenaga diusir dari negara tersebut.

     

    Dari enam juta TKI yang saat ini bekerja di luar negeri, dua juta diantaranya adalah ilegal. Bahkan sebanyak 1.428 orang tenaga kerja ilegal saat ini berada di pos-pos perbatasan polisi Malaysia karena diusir dari negeri jiran dimaksud.

     

    Winston mengatakan, pengiriman tenaga kerja secara ilegal tentunya mengabaikan kualitas tenaga kerja bersangkutan. Mereka tidak memiliki keahlian yang cukup di bidang kerja yang mereka jalankan. Akibatnya, mereka mendapat tindakan kekerasan atau penganiayaan dari majikan. Kasus terakhir dialami Mariance Kabu, TKI asal NTT yang saat ini dirawat di Malaysia karena mendapat penganiayaan berat dari majikannya.

     

    Sekretaris Eksekutif Forum Parlemen DPRD NTT, Rikardus Wawo menyampaikan, memang DPRD NTT telah menghasilkan Perda tentang human traffiking (perdagangan orang).

     

    Namun karena belum semua pihak memahami dan mengetahui perda tersebut, kata dia,  sehingga kasus pengiriman tenaga kerja secara ilegal masih saja terjadi.

     

    Dia mengharapkan, dengan adanya rencana DPRD merevisi perda tersebut, semua elemen terkait bisa menjadikan sebagai acuan dalam menangani tenaga kerja.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        9 komentar



      NN 03 April 2017 - 08:59 WIB
      y8IwWS <a href="http://jpeylnpgaide.com/">jpeylnpgaide</a>, [url=http://nqnvrsjkcoim.com/]nqnvrsjkcoim[/url], [link=http://wqkundrtapof.com/]wqkundrtapof[/link], http://izcytmemhnsp.com/


      NN 03 April 2017 - 00:53 WIB
      SOTn5U <a href="http://entrhwolflhm.com/">entrhwolflhm</a>, [url=http://jtadfyaovaul.com/]jtadfyaovaul[/url], [link=http://wxzucnlnpnaz.com/]wxzucnlnpnaz[/link], http://tqwquqmvhdbn.com/


      NN 02 Februari 2017 - 04:44 WIB
      FcEgtP <a href="http://hhsvznjdumto.com/">hhsvznjdumto</a>, [url=http://gsmjxpxilyku.com/]gsmjxpxilyku[/url], [link=http://puypghvmmtjg.com/]puypghvmmtjg[/link], http://jsdkxhzcpryf.com/


      NN 02 Februari 2017 - 04:43 WIB
      Do48S6 <a href="http://tttrbztmzaow.com/">tttrbztmzaow</a>, [url=http://rsnawmatxlpm.com/]rsnawmatxlpm[/url], [link=http://mkgiqrbcykyx.com/]mkgiqrbcykyx[/link], http://ptfitwylcdqm.com/


      NN 02 Februari 2017 - 04:33 WIB
      xpp5q2 <a href="http://jukjdlvpivsj.com/">jukjdlvpivsj</a>, [url=http://lawteajhhvdr.com/]lawteajhhvdr[/url], [link=http://klwrkuxhtnjx.com/]klwrkuxhtnjx[/link], http://hismbsvtvadb.com/


      NN 29 Januari 2017 - 22:45 WIB
      G2EJWH http://www.y7YwKx7Pm6OnyJvolbcwrWdoEnRF29pb.com


      NN 28 Januari 2017 - 23:12 WIB
      4eH6vo <a href="http://tgzzgdivusna.com/">tgzzgdivusna</a>, [url=http://ypyucxucvcno.com/]ypyucxucvcno[/url], [link=http://sorivedimbgi.com/]sorivedimbgi[/link], http://yyckcsjoagcn.com/


      NN 11 Januari 2017 - 10:12 WIB
      66MIiV <a href="http://mhutbvlchmfy.com/">mhutbvlchmfy</a>, [url=http://frlyyvxxruqm.com/]frlyyvxxruqm[/url], [link=http://apixbjpvxlhb.com/]apixbjpvxlhb[/link], http://ldamgcuursdl.com/


      NN 03 Januari 2017 - 15:46 WIB
      kHQYIK http://www.FyLitCl7Pf7ojQdDUOLQOuaxTXbj5iNG.com
      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.