• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 27 April 2018

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Polisi yang Ditembak di Pembantaian Majalah Charlie Hebdo adalah Seorang Muslim
    ANA DEA | Jumat, 09 Januari 2015 | 07:29 WIB            #INTERNASIONAL

    Polisi
    Ahmed Merabet, Polisi Paris yang tewas ditembak dalam pembantaian di Charlie Hebdo. @twitter

     
    FLOBAMORA.NET - Ribuan orang berdoa untuk memberikan penghormatannya kepada polisi Muslim yang tewas ditembak saat pembantaian kantor redaksi majalah Charlie Hebdo. Ahmed Merabet dianggap sebagai pahlawan sesungguhnya dalam peristiwa tersebut.

    Penghormatan terhadap Ahmed lantaran ia ditembak oleh terduga kelompok Islam fanatik. Penghormatan terhadap Ahmed bersamaan dengan demonstrasi terhadap serangan di kantor redaksi majalah satir tersebut.

    Rekan seprofesinya mengatakan, teman-temannya syok melihat tayangan video penembakan di Charlie Hebdo, terlebih ada gambar Ahmed ditembak di jalan ketika sudah terluka.

    Hari ini, tanda pagar #JesuisAhmed mulai trending topic di twitter. Ribuan orang mengekspresikan kekagumannya terhadap Ahmed yang merelakan jiwanya untuk membela kebebasan berekspresi.

    Ahmed berasal dari Livry-gargan, di wilayah bagian utara Paris. Ia merupakan polisi yang terlatih selama delapan tahun.

    Korps kepolisian tempat Ahmed bekerja merilis pernyataan bahwa mereka syok melihat Ahmed ditembak mati. Ia dikenal sebagai orang yang pendiam dan dikenal cukup teliti.

    "Kami sangat syok. Kepolisian sangat terpengaruh melihat tayangan video penembakan Ahmed yang menjadi rekan kerja mereka," kata Rocco Contento, wakil dari serikat kepolisian.

    Majalah di Perancis berjanji akan mengangkat edisi penolakannya terhadap pembantaian di Charlie Hebdo. Bahkan kisah Ahmed juga akan diangkat.

    "Ahmed Merabet mati karena melindungi orang-orang tidak berdosa dari kebencian. Saya kagum dan hormat terhadap dirinya," kata seorang warga Perancis yang berduka.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.