• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 17 Juli 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pemerintah Gusur Rumah Warga di Belakang ABA
    VICKY DA GOMEZ | Sabtu, 10 Januari 2015 | 22:13 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pemerintah
    Kepala Bagian Pemerintahan Umum Setda Sikka Yoseph Benyamin (kanan)

     

    Maumere, Flobamora.net - Pemerintah Kabupaten Sikka mengambil sikap tegas dengan menggusur rumah warga di belakang Kampus Akademi Bahasa Asing (ABA) Santa Maria, Sabtu (10/1).

     

    Sikap tegas ini dilakukan setelah diketahui ternyata masih ada warga yang membangun rumah di atas tanah milik pemerintah.

               

    Kepala Bagian Pemerintahan Umum Setda Sikka Yoseph Benyamin yang ditemui di lokasi penggusuran mengatakan kurang lebih 70 kepala keluarga yang sudah bertahun-tahun membangun rumah di atas tanah milik pemerintah.

     

    Semua bangunan itu sudah digusur pada beberapa waktu sebelumnya. Ternyata, lanjutnya, masih terdapat 13 kepala keluarga yang nekad membangun kembali rumah di belakang Kampus ABA.

               

    “Jadi hari ini kami menggusur rumah-rumah yang dibangun kembali di lokasi ini. Padahal sebelumnya rumah-rumah mereka sudah digusur. Sebelum gusur kami minta mereka kemas semua barang-barang. Nanti sesudahnya kami akan mengantar mereka masing-masing ke tempat tinggal mereka yang baru,” jelasnya.

               

    Seperti disaksikan Flobamora.net, sejak pagi sebuah alat berat berupa loader sudah berada di lokasi penggsusuran. Setelah barang-barang warga dikemas, alat berat pun mulai menggusur semua bangunan rumah yang masih ada di lokasi. Aparat keamanan dan ri Polres Sikka dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sikka ikut mengawasi jalannya penggsusuran.

               

    Upaya penggsusuran ini awalnya mendapat perlawanan dari sejumlah warga. Bahkan ada yang secara terang-terangan langsung menantang pemerintah.

     

    Namun demikian, lewat komunikasi dan sikap kooperatif penggsusran terus dilakukan. Yang digusur tidak hanya rumah, tapi alat berat juga menumbangkan semua pohon yang berdiri di atas tanah tersebut.    

               

    Yoseph Benyamin menambahkan, setelah penggsuran, pihaknya akan menutup akses jalan keluar masuk di belakang Kampus ABA. Untuk sementara, akses jalan ditutup dengan pohon-pohon yang sudah ditumbangkan. Penutupan akses jalan ini dimaksudkan agar di tempat itu sama sekali tidak ada lagi aktifitas.

               

    Awalnya di lokasi penggusuran ini pemerintah berencana membangun Balai Latihan Kerja (BLK). Namun rencana ini kemudian dibatalkan, dan gedung untuk BLK akan dibangun pada salah satu kawasan Sikka Inovation Centre yang berlokasi di depan Kantor Dinas Pertanidan dan Perkebunan Kabupaten Sikka.

               

    Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sikka pernah mempertanyakan kepada Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera tentang alasan pembatalan dibangunnya BLK di belakang Kampus ABA. Namun hingga kini pemerintah belum memberikan penjelasan.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.