• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 21 Juni 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Proyek di Dinas PU Sikka Terindikasi Banyak yang Gagal
    VICKY DA GOMEZ | Selasa, 13 Januari 2015 | 19:20 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Proyek
    Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pertambangan dan Energi Kabupaten Sikka, Fred K.Djen (kanan)

     

    Maumere, Flobamora.net - Badan Musyawarah DPRD Sikka mengagendakan rapat dengar pendapat dengan Dinas Pekerjaan Umum Pertambangan dan Energi setempat , Selasa (13/1), karena terindikasi pada tahun anggaran 2014 banyak sekali proyek di instansi tersebut yang mengalami kegagalan.

     

    Rapat dengar pendapat ini dimaksudkan agar DPRD Sikka mendapat informasi sejauh mana pelaksanaan proyek-proyek di dinas tersebut.

               

    Rapat dengar pendapat bersama Dinas PUPE dilaksanakan di ruang paripurna, dan dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Sikka Stephanus Say.

     

    Dari unsur pemerintah hadir Sekretaris Daerah, Valentinus Tupen, Kepala Dinas PUPE Fred K. Djen, Kepala Bagian Pembangunan Daniel Ratu, dan sejumlah kepala bidang pada Dinas PUPE.

               

    Dari ruang rapat dengar pendapat, terungkap pada tahun 2014 Dinas PUPE mengelola 152 paket proyek, dimana menurut Fred K. Djen sebanyak 147 paket berhasil dilaksanakan dan lima paket yang sama sekali tidak dilaksanakan.

     

    Dari 147 paket itu, terdapat dua paket yang mengalami kendala saat pelaksanaan sehingga tidak bisa dilaksanakan sampai selesai.

               

    Fred K. Djen juga menjelaskan terdapat 127 paket proyek yang sudah pada tahap PHO, sementara 17 paket proyek yang terpaksa dilakukan pemutusan kontrak kerja.

     

    Terhadap paket-paket proyek yang sudah PHO, lanjutnya, sebanyak 18 paket proyek yang sampai saat ini keuangannya belum bisa dicairkan oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Sikka karena dokumen yang dinilai belum memenuhi persyaratan.

               

    Terhadap penjelasan Fred K. Djen, hampir sebagian besar anggota DPRD Sikka yang hadir dalam rapat dengar pendapat pun langsung bereaksi. Pimpinan rapat dengar pendapat pun terpaksa harus membuka tiga sesi diskusi untuk mencermati pelaksanaan proyek yang banyak menuai masalah di Dinas PUPE.

               

    Kinerja Dinas PUPE sebagai pemilik 152 paket proyek menjadi sorotan terpenting dalam rapat dengar pendapat ini. Anggota DPRD Sikka menghujani berbagai sikap kritis mereka terutama menyangkut masalah perencanaan, koordinasi, pengawasan dan soal-soal teknis lainnya yang berdampak pada gagalnya pelaksanaan proyek. ***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.