• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 15 Agustus 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Sampel DNA Keluarga Korban AirAsia Sudah Diambil
    ALBERTO | Kamis, 15 Januari 2015 | 11:49 WIB            #NASIONAL

    Sampel
    Kapolda NTT Brigadir Jenderal Polisi Endang Sunjaya

     

    Kupang, Flobamora.net  - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah mengambil sampel DNA keluarga dua bersaudara yakni Indri Yani Abraham (27) dan adiknya Viona Florensia Abraham (23) korban pesawat AirAsia QZ 8501.

     

    “Pengambilan sampel DNA dilakukan di Pulau Kisar, Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku, Rabu (14/1 kemarin,” kata Kabid Humas Polad NTT, AKBP Agus Santoso kepada wartawan di Kupang, Kamis (15/1).

     

    Dia mengatakan, tim bertolak dari Kupang menggunakan pesawat Susi Air dan pengambilan dilakukan pada Rabu (14/1) petang.

    Lokasi pengambilan sampel DNA lebih cepat karena Johanes Abraham, orang tua Indri dan Viona yang saat ini bermukim di Pulau Leti, menanti tim DVI di Pulau Kisar. Pelayaran dari Pulau Kisar dan Leti yang berbatasan dengan Timor Leste tersebut sekitar empat jam. Sementara penerbangan dari Kupang ke Bandara Jhon Bekker di Pulau Kisar ditempuh selama dua jam.

    “Pulau Leti itu dekat dengan Kupang daripada Ambon sehingga dengan pertimbangan itu, Kapolda Jawa Timur minta bantuan Kapolda NTT mengambil sampel DNA keluarga korban tersebut,” kata Agus lewat pesan singkatnya dari Kisar.

    Menurut Agus, sebelum pengambilan sampel, Kapolda NTT Brigjen Endang Sunjaya yang memimpin rombongan tersebut menyampaikan turut berbelangsungkawa atas musibah yang menimpa dua putrinya.

     

    Dua bersaudara tersebut diketahui sebagai wirausaha yang mengelola toko di Pulau Leti dan Pulau Tiakur. Keduanya diketahui berangkat dengan pesawat AirAsia QZ 8501 dari Surabaya untuk berlibur di Singapura.

    Kata dia, pengambil sampel adalah Dokter Gusti, dari Polda NTT. Sampel DNA yang diambil berupa air liur dan darah ayah korban sudah dilakukan. Hasil DNA akan diserahkan kepada tim DVI Polda Jawa Timur.

     

    "Pengambilan sampel darah ayah korban yang dikeringkan sudah sangat cukup untuk mengidentifikasi korban," katanya.
     

    Sebelumnya, Kapolda NTT, Brigadir Jenderal Polisi Endang Sunjaya mengatakan pengambilan sampel DNA itu berdasarkan permintaan Polda Jawa Timur untuk misi kemanusiaan.

    "Atas permintaan Polda Jawa Timur, kami dari Polda NTT melakukan pengambilan sampel DNA keluarga korban di Maluku," kata Endang.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.