• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 25 Mei 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Jenazah Tiga Terpidana Mati Dikremasi
    RISKY ALBERTO | Minggu, 18 Januari 2015 | 14:49 WIB            #NASIONAL

    Jenazah
    Jaksa Agung HM Prasetyo

     

    Jakarta- Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan, Kejaskaan Agung telah selesai mengeksekusi enam terpidana mati kasus narkotika, Minggu (18/15) dini hari. Keenam terpidana mati itu dieksekusi di dua tempat berbeda.

     

    "Alhamdulilah, semua berjalan baik, aman dan lancar. Tidak ada perubahan tempat bahwa lima terpidana mati dieksekusi di LP Nusakambangan, sementara sisanya dieksekusi di Boyolali," kata Prasetyo di Kejaksaan Agung, Minggu, saat memberikan keterangan resmi perihal proses eksekusi.

     

    Kelima terpidana mati yang dieksekusi di LP Nusakambangan, yaitu Ang Kiem Soei alias Kim Ho alias Ance Thahir alias Tommi Wijaya, Rani Andriani alias Melisa Aprilia, Namaona Denis, Marcho Archer Cardoso Moreira, dan Daniel Enemuo alias Diarrssaouba.

    Sementara, satu terpidana mati yang dieksekusi di Boyolali, yaitu Tran Thi Bich Hanh alias Tran Dinh Hoang. Meski berjalan lancar, tetapi waktu pelaksanaan eksekusi terpidana mati sedikit mundur.

     

    Prasetyo menjelaskan, rencana awal keenam terpidana mati akan dieksekusi pukul 00.10 WIB. Namun, lantaran cuaca yang kurang mendukung, proses eksekusi harus mundur hingga setengah jam.

     

    "Yang di Nusakambangan dilaksanakan pukul 00.30 WIB, dan telah dipastikan meninggal dunia pukul 00.41 WIB. Sedangkan, yang di Boyolali pukul 00.46 WIB, dan dipastikan meninggal dunia pukul 01.20 WIB. Kita hitung dari menit ke menit, detik ke detik. Alhamdulilah berjalan lancar," ujarnya.

     

    Prasetyo kembali menegaskan seluruh hak hukum keenam terpidana mati itu telah terpenuhi sehingga dapat dieksekusi. Kejaksaan, kata dia, juga memenuhi seluruh permintaan terakhir keenam terpidana.

     

    Terpidana Ang Kiem Soei, Marcho Archer Cardoso Moreira dan Tran Thi Bich Hanh meminta agar setelah meninggal dunia, jenazah mereka dapat dikremasi. Sementara, terpidana Rani Andriani, Namaona Denis, dan Daniel Enemuo meminta agar jenazah mereka dikuburkan.***

     

     


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.