• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 16 Juli 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Masyarakat Desak Batalkan Hasil Pilkades Liakutu
    ALBERT R. | Selasa, 21 Januari 2014 | 13:59 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Masyarakat
    Logo Kabupaten Sikka

     
    Maumere, flobamora.net - Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Forum Peduli Demokrasi Masyarakat Desa Liakutu di Kecamatan Mego Kabupaten Sikka mendesak Bupati  Sikka membatalkan hasil Pemilihan Kepala Desa Liakutu, membubarkan panitia pemilihan, dan membentuk panitia pemilihan yang baru untuk melakukan proses ulang.

    Mereka beralasan proses penyelenggaraan sampai dengan pemilihan kepala desa pada 3 Januari 2014 lalu berlangsung cacat.

    Albertus Are, Ketua Forum Peduli Demokrasi Masyarakat Liakutu menyampaikan hal itu di Gedung DPRD Sikka, Selasa (21/1). Forum ini berencana bertemu DPRD Sikka untuk menyampaikan aspirasi mereka.

    Sayangnya mereka tidak berhasil menemui anggota DPRD Sikka yang saat itu sedang ke Kupang untuk melakukan asistensi terhadap RAPBD Tahun Anggaran 2014 dan RPJMD Kabupaten Sikka Tahun 2014-2018.

    Are mengatakan tentang hal ini, mereka sudah menyampaikan kepada Kepala Kantor Pemerintahan Desa sebagai instansi terkait. Mereka berniat bertemu dengan Wakil Bupati Sikka untuk menyampaikan hal yang sama.

    Kepala Kantor Pemerintahan Desa Kabupaten Sikka Robertus Ray yang  dihubungi pada kesempatan terpisah mengakui sudah menerima aspirasi dari Forum Peduli Demokrasi Masyarakat Desa Liakutu.

    Dia sudah menjadwalkan pertemuan klarifikasi dengan para pihak pada Jumat (24/1/2014) mendatang di Kantor Desa Liakutu. Klarifikasi ini dimaksudkan untuk mencari tahu sejauh mana penyelenggaraan Pilkades Liakutu tersebut.

    Menurut Are, hasil Pilkades Liakutu sarat dengan cacat karena terdapat banyak penyimpangan. Dia menduga terjadi penggelembungan suara di mana indikasinya adalah terdapat 8 orang pemilih yang ternyata usianya masih di bawah umur.

    Penggelembungan suara juga terindikasi dari terdapat 48 warga Desa Ghera, desa tetangga, yang ikut memilih. Dari 48 orang itu, 33 di antaranya sudah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap, sementara 15 orang lainnya menjadi pemilih tambahan pada saat  pelaksanaan Pilkades Liakutu. “Kami punya data lengkap. Dan ini akan kami sampaikan  pada saat pertemuan nanti,” ujar Albertus Are.

    Are juga menuturukan, kelengkapan persyaratan pencalonan yang tidak dipenuhi bakal calon kepala desa. Misalnya Frans Bari, kepala desa yang mencalonkan  diri lagi tidak menyertakan surat pengunduran diri. Demikian pun Linus Legu selaku

    Wakil Ketua BPD Liakutu dan Antonius Andi selaku Kepala Seksi Pajak pada Desa Liakutu. Hematnya, surat pengunduran diri adalah syarat klengkapan calon yang mesti dipenuhi setiap bakal calon.

    Selain itu, katanya, Frans Bari dan Antonius Andi juga tidak melengkapi dokumen  surat rekomendasi dari  inspektorat.garan pasanganPadahal hematnya, surat ini sangat penting dan diatur dalam persyaratan pencalonan.

    “Data kami menunjukan ada pemeriksaan inspektorat yang mengarah kepada temuan penyalahgunaan keuangan dari salah seorang bakal calon. Aneh sekali, tidak ada surat rekomendasi inspektorat tapi panitia bisa tetapkan sebagai calon,” protesnya.

    Sementara itu Marselinus Ngaga, salah seorang bakal calon yang gugur, juga  mengkritisi kinerja panitia. Setelah gugur, dia mengajukan surat protes untuk mempertanyakan alasan digugurkan. Hingga sekarang panitia belum menjawab suratnya  tersebut.

    Pilkades Liakutu yang dilaksanakan pada 3 Januari 2014 akhirnya dimenangkan Frans Bari dengan mendapat dukungan 298 suara. Sementara Antonius Andi memperoleh 203  suara, dan Linus Legu hanya mengantongi 3 suara.*** (vicky da gomez)


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.