• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 26 September 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Transfer Dana ke Rekening Kepala BPBD, Bendahara Enggan Berkomentar
    VICKY DA GOMEZ | Sabtu, 24 Januari 2015 | 16:45 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Transfer
    Margaretha Berginta bersma salah seorang penyidik Kejari Maumere

     

    Maumere, Flobamora.net - Pengelolaan dana pengungsi Rokatenda kini sedang diselidiki oleh Kejaksaan Negeri Maumere. Di antaranya terbetik kabar adanya transfer dana yang dilakukan oleh Bendahara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka ke rekening milik Kepala BPBD Silvanus Tibo. Namun soal ini Margaretha Berginta masih belum mau memberikan komentar.

               

    Dugaan adanya transfer dana ini terkuak menyusul laporan Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangitan Bangsa Kabupaten Sikka kepada Kejari Maumere. Dalam laporan resmi ke penegak hukum, DPC PKB mensinyalir telah terjadi transfer ke rekening pribadi Silvanus Tibo sebesar Rp 177 juta. Transfer itu dilakukan langsung oleh Margaretha Berginta.

               

    Hal ini makin menguat saat jaksa melakukan penggeledahan dokumen dana pengungsi di Kantor BPBD Sikka beberapa waktu lalu. Dalam penggeledahan tersebut tim jaksa membawa pulang beberapa dokumen yang diduga adalah bukti transfer dimaksud.

     

    Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Maumere, Putu Nuryanto yang dikonfirmasi di Kantor BPBD Sikka usai penggeledahan menjelaskan dari hasil penggeledahan pihaknya membawa banyak dokumen dana pengungsi ke Kantor Kejari Maumere. Di antara dokumen tersebut, akunya, juga terdapat bukti transfer ke rekening Silvanus Tibo.

     

    Sementara itu Margeretha Berginta yang dikonfirmasi tentang kebenaran adanya transfer dana ke rekening Silvanus Tibo, masih belum mau memberikan komentar.

     

    Beberapa kali Flobamora.net berusaha mendapatkan keterangan dari bendahara, tetapi yang bersangkutan menolak memberikan keterangan. Dia malah mengarahkan wartawan untuk menanyakan langsung ke Silvanus Tibo.

     

    Terkait dana pengsungsi Rokatenda, Kejari Maumere telah melakukan penyidikan atas kasus pengadaan MCK (mandi cuci kakus) bagi pengungsi Rokatenda yang mendiami lokasi pengungsian di Kelurahan Hewuli Kecamatan Alok Barat.

     

    Dari kasus ini, Kejari Maumere telah menetapkan tiga orang  sebagai tersangka yaitu Silvanus Tibo, Margaretha Berginta, dan Lusia Yetty Susanti selaku penyedia jamban.

     

    Kepala Kejari Maumere Martiul dalam keteragan pers di ruang kerjanya, Senin (19/1), menjelaskan kasus MCK adalah salah satu kasus dari pengelolaan dana pengungsi Rokatenda.  

     

    Pihaknya masih terus mendalami berbagai duagaan kasus lain seperti transfer rekening, lauk-pauk pengungsi, dan pembangunan rumah pengungsi di Pulau Besar.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        1 komentar



      NN 03 Januari 2017 - 17:05 WIB
      8JSBT6 http://www.FyLitCl7Pf7ojQdDUOLQOuaxTXbj5iNG.com
      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.