• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 15 Agustus 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Tim BPBD Kabupaten Kupang Tiba di Amfoang Barat Daya
    ALBERTO | Kamis, 29 Januari 2015 | 10:02 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Tim
    Panorama alam di wilayah Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang (Foto :Web)

     

    Kupang, Flobamora.net - Setelah melewati perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan, akhirnya sebuah tim pemantau yang dikirim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kupang tiba juga di Soilu, ibu kota Kecamatan Amfoang Barat Daya.

     

    “Petang kemarin mereka tiba di sana. Untuk bisa mencapai Soliu, tim  bergerak dari Lelogama, Amfoang Selatan dan dengan berjalan kaki menyusuri ruas jalan sepanjang 45 kilo meter,” kata Kepala bagian Humas Setda Kabupaten Kupang, Stefanus Baha di Kupang, Kamis (29/1).

     

    Menurutnya, berdasarkan laporan awal, Jembatan Termanu di Kecamatan Amfoang Barat Daya tidak bisa berfungsi lagi karena putus total setelah diterpa banjir akibat meluapnya Sungai Taeng.

     

    Putusnya jembatan tersebut, sambungnya, praktis melumpuhkan jalur transportasi di wilayah pesisir barat  wilayah Amfoang, mulai dari Barate – Soliu – Manubelon – Naikliu.

     

    “ Untuk beberapa waktu ke depan, tiga kecamatan yakni Kecamatan Amfoang Barat Daya, Amfoang Barat Laut dan Amfoang Utara tidak bisa dijangkau kendaraan bermotor dan benar-benar terisolir,” ujarnya.

     

    Dia mengatakan, tim Tagana ke Amfoang Barat Daya ditugaskan untuk mengidentifikasi masalah akibat bencana banjir yang melanda wilayah tersebut. Menurut laporan, dua desa di kecamatan tersebut yakni Nefaneu dan Letkole sempat dilanda banjir pada Jumat pekan lalu.

     

    Kepala BPBD Kabupaten Kupang, Charles Panie yang dihubungi pada kesempatan terpisah mengatakan, pihaknya saat ini belum bisa menyalurkan bantuan ke beberapa titik bencana  di wilayah Amfoang karena terputusnya akses transportasi.

     

    “Satu-satunya jalur transprtasi yang bisa dimanfaatkan adalah melalui jalur laut. Namun, di musim muson barat seperti sekarang ini juga sangat sulit untuk menjangkau wilayah tersebut,” tuturnya.

     

    Sebagaimana diberitakan, tiga wilayah kecamatan di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga hari ini masih terisolir menyusul putusnya ruas jalan ke wilayah tersebut akibat terjangan banjir.

     

    Tiga kecamatan yang dipastikan masih terisolir itu adalah Kecamatan Amfoang Utara, Amfoang Barat Daya dan Kecamatan Amfoang Barat Laut. ***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.