• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 21 Juli 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Duh ! Pengawasan Ikan Berformalin Terkendala Anggaran
    VICKY DA GOMEZ | Jumat, 30 Januari 2015 | 22:07 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Duh
    Bupati Sikka, Yoseph Ansar Rera

     

    Maumere, Flobamora.net - Pemerintah Kabupaten Sikka mengalami kendala besar dalam melakukan pengawasan terhadap mutu dan keamanan pangan segar termasuk ikan berformalin.

     

    Pasalnya, hingga saat ini pemerintah tidak memiliki anggaran operasional untuk melakukan pengawasan pasca maraknya ikan berformalin yang masuk ke Kabupaten Sikka.

               

    Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera dalam rapat dengar pendapat bersama DPRD Sikka, Kamis (29/1) kemarin, mengakui pemerintah membutuhkan anggaran operasional untuk melakukan pengawasan dan berbagai langkah tindak lanjut terhadap maraknya ikan berformalin.

               

    “Terus terang kami membutuhkan anggaran. Sampai dengan sekarang kami tidak punya anggaran untuk pengawasan. Apalagi sekarang ini tim pengawasan sudah diperluas dengan melibatkan banyak SKPD (satuan kerja perangkat daerah), termasuk juga dari aparat keamanan,” ujar Bupati Ansar Rera.

               

    Ketua DPRD Sikka, Rafael Raga menanggapi, DPRD Sikka siap mengalokasikan anggaran operasional untuk membantu kerja pemerintah. Jika pemerintah membutuhkan anggaran maka seharusnya segera melakukan koordinasi dan komunikasi sehingga badan anggaran DPRD Sikka bisa mengambil sikap melalui mekanisme anggaran.

                 

    Selain anggaran operasional untuk pengawasan, Bupati Ansar Rera juga menyinggung kebutuhan pemerintah akan alat tes mobile. Khusus tentang ini, Bupati Yoseph Ansar Rera mengaku akan memperjuangkannya lewat Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakarta.

     

    Dia berharap ada perhatian dan bantuan dari pemerntah pusat atas kondisi Kabupaten Sikka yang marak dengan ikan berformalin.

               

    Hingga hari ini belum diketahui sejauh mana komunikasi dan koordinasi Bupati Sikka dengan DPRD Sikka dalam urusan anggaran operasional pengawasan mutu dan keamanan pangan segar.

     

    Dalam masa sidang sekarang ini mestinya pemerintah bisa menggunakan mekanisme anggaran mendahului perubahan sehingga pengawasan dan langkah tindak lanjut bisa segera dilakukan.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.