• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 15 Agustus 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Sejam Diguyur Hujan, Sejumlah Ruas Jalan di Ende Digenangi Air
    LEX | Selasa, 10 Februari 2015 | 23:57 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Sejam
    Salah satu ruas jalan yang digenangi air

     

    Ende.,Flobamora.net - Hujan yang turun sejak pukul 10.30 hingga 11.30 wita di Kota Ende, Selasa (10/2) membawa dampak lain. Sejumlah ruas jalan di dalam kota terendam air, diikuti luberan sampah rumah tangga ke jalan-jalan.

     

    Pantauan flobamora.net, ruas jalan yang menjadi sasaran terendam air diantaranya, Gatot Soebroto, simpang lima di depan gerbang masuk Bandara Haji Hasan Aroeboesman dan Jalan Achmad Yani.

     

    Kondisi di Jalan Achmad Yani mulai dari Roxy Swalayan hingga simpang lima, genangan air setinggi lutut orang dewasa. Beberapa kendaraan yang berusaha menerobos jalan terjebak dan macet.

     

    Sementara itu, beberapa warga lalu berinisiatif memasang palang bambu guna melarang kendaraan untuk masuk atau melewati jalan tersebut.

     

    "Tadi ada beberapa kendaraan terjebak. Kami berusaha menolongnya dengan mendorong kendaraan ke luar dari jebakan air yang saat itu setinggi lutut orang dewasa. Kebanyakan sepeda motor dan ada dua kendaraan mikrolet angkutan kota yang coba menerobos, terpaksa terhenti karena mesinnya mati," sebut Imran warga Jalan Achmad Yani.

     

    Untuk itu ia bersama beberapa warga mereka berinisiatif memasang palang bambu agar kendaraan tidak melewati jalan tersebut.

     

    Dia mengatakan, sekitar pukul 11.45 Wita kondisi Jalan Achmad Yani seperti sebuah kali kecil. Air juga meluap hingga merendam pemukiman penduduk.

     

    Di simpang lima atau di sekitar ujung Jalan Kelimutu persisnya di trafic light, air cukup tinggi menggenangi badan jalan. Air yang berasal dari ketinggian berkumpul di simpang lima sehingga  menghambat lajunya kendaraan.

     

    Salah seorang warga lainnya, Novel Alhabsy ditemui di kediamannya mengatakan kondisi seperti ini terjadi setiap tahun. Mengantisipasi hal ini, dia berinisiatif menaikkan trotoar di depan rumahnya.

     

    Dia berharap, pemerintah segera menanggulangi genangan air yang terjadi setiap tahun. "Pemerintah harus segera memperbaiki drainase.Salah satu penyebab banjir karena letak Jalan Achmad Yani di dataran rendah apalagi drainase terlalu kecil," katanya.

     

    Menurutnya, di ujung Jalan Achmad Yani drainasenya besar, lalu diterima dengan drainase kecil. Ini yang menyebabkan air meluap ke jalan. Selain itu, aliran air tersumbat di drainase akibat tumpukan sampah.

     

    Dia mengatakan, jika hujan terus turun, maka kemungkinan rumah penduduk akan terkena imbas. Pasalnya, rumah penduduk pun mendapat luapan dari air kiriman.

     

    Masih dari hasil pantauan, di beberapa titik lainnya seperti di lorong Hotel Merpati, air merendam pemukiman warga sekitar setinggi pinggang orang dewasa. 

     

    Ironisnya, terlihat juga sampah rumah tangga seperti batang pisang, kasur, kayu-kayuan. Selain itu jalan seperti di Jalan Anggrek, Kelimutu, dan ruas jalan lain yang letaknya di dataran rendah.

     

    "Mestinya warga jangan membuang sampah sembarangan. Buanglah pada tempatnya. Inilah yang membuat kita harus kerja berat, sapu-sapu jalan dan juga rumah, karena sampah  masuk sampai ke rumah," kata Ibu Maria saat ditemui sedang membersihkan rumahnya dari endapan lumpur.

     

    Dia meminta pemerintah segera menanggapi dan memperbaki drainase sehingga tidak terjadi lagi luapan air yang menggenangi rumah warga ketika musim hujan tiba.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.