• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 21 November 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Harga Premium di Kabupaten Sabu Sangat Mahal
    ALBERT R. | Kamis, 23 Januari 2014 | 14:42 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Harga
    Sabu Raijua

     
    Kupang,Flobamora.net - Cuaca buruk yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam sepekan terakhir, mengakibatkan harga premium di Kabupaten Sabu Raijua sangat mahal.

    Harga bensin eceran ukuran setengah botol air bekas air mineral ukuran 1,5 liter di daerah ini dijual seharga Rp25.000.

    Harga sebesar itu ditetapkan sendiri oleh pedagang eceran karena armada pelayaran termasuk perahu pengangkut bahan bakar minyak (BBM) tidak berlayar. Pasokan BBM ke Sabu dan pulau kecil lainnya di NTT lumpuh sejak 13 Januari lalu. Sampai Kamis (23/1) armada pelayaran belum berlayar.

    "Harga bensin Rp25 ribu itu harga normal. Hanya saja pedagang mengurangi takaran dari sebelumnya satu botol penuh, sekarang dikurangi hingga setengah botol saja," kata Lazarus Gie, warga Seba, ibu kota Kabupaten Sabu Raijua.

    Dia mengatakan, sebelum terjadi cuaca buruk, bensin eceran yang dijual di pinggir jalan raya masih Rp25 ribu yang diisi dalam botol bekas air mineral ukuran 1,5 liter.

    Dia memastikan, harga sebesar itu masih akan naik lagi jika dalam pekan ini, perahu motor pengangkut BBM belum juga bertolak ke Sabu. Selama ini pasokan BBM untuk pulau kecil didatangkan dari Kota Kupang. Bensin dikemas dalam drum plastik ukuran 200 liter.

    Menurutnya,harga solar eceran juga dijual sama seperti harga bensin yakni Rp 25.000 untuk ukuran setengah botol. Kendati mahal, warga tidak ada pilihan lain selain membeli BBM eceran.

    "Mahalnya harga BBM di daerah itu,belum memengaruhi harga sembako dan ongkos angkutan," paparnya.

    Pedagang di daerah itu juga menjual minyak tanah eceran yang dikemas dalam jeriken ukuran lima liter seharga Rp 75 ribu per liter. Harga itu naik sebesar Rp 25 ribu  dari sebelumnya Rp 50 ribu per lima liter.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.