• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 14 Desember 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Kasus Perdagangan Orang di NTT Sudah Darurat
    DEWA HAYON | Minggu, 15 Februari 2015 | 18:58 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Kasus
    Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri

     

    Kupang, Flobamora.net - Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dakiri mengatakan, NTT akan menjadi perhatian bersama di tengah tingginya angka trafficking


    “Harus kita nyatakan, sudah cukup orang NTT dijual, ditipu ke sana ke mari. Ada yang tersiksa, ada yang dibunuh. Jumlah kasus perdagangan orang di Nusa Tenggara Timur yang sudah darurat,” kata Menaker Hanif Dhakiri di Kupang, Minggu (15/2).


    Hanif menyampaikan itu di hadapan ratusan peserta Kampanye Publik dan Dialog Interaktif 'Mempromosikan Migrasi Aman dan Mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang' yang diselenggarakan oleh International Organization of Migration, Kemenaker, Rumah Perempuan Kupang, dan Kedubes Norwegia.


    Dia menuturkan, ada sekitar 70 ribu kasus perdangangan orang di NTT dalam setahun. Ia pun hendak membuat aturan khusus soal hal ini. Di depan warga Kupang, Hanif menceritakan ketegasannya selama ini.


    "Saya sudah cabut izin 28 PT penyalur TKI. Hari ini ada 34 PT lagi yang terancam. Tidak ada kompromi. Kalau ada PT bau-bau dagang orang, kita bunuh PT-nya. Kita cabut izin PT-nya," tandas politisi PKB ini.


    Saat berada di NTT, Hanif sempat mampir ke salah satu desa yang mayoritas warganya pernah jadi TKI. Yang membuat miris, tidak ada data tentang warga desa yang bekerja ke luar negeri.


    "Agar tidak terjebak tindak pidana perdagangan orang, harus ada koordinasi dengan pemerintah desa. Saya tanya kades tahu warganya pergi, ternyata tidak tahu. Warga tidak pernah lapor," ujarnya.

     

     

    Dia menegaskan, pemerintah tidak menghalang-halangi WNI yang mau kerja di luar negeri. Namun ia meminta semua mengikuti prosedur.


    "Warga NTT punya hak migrasi untuk tingkatkan kesejahteraan keluarga. Harus dijamin keamanannya oleh pemerintah," tambahnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.