• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 14 Desember 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Duo Bali Nine Segera Dieksekusi Mati, PM Abbott Muak
    ANA DEA | Rabu, 04 Maret 2015 | 11:49 WIB            #NASIONAL

    Duo
    Foto: AFP

     
    CANBERRA - Perdana Menteri (PM) Australia Tony Abbott muak akan eksekusi mati duo sindikat narkoba Bali Nine yang akan segera dilaksanakan. Padahal Abbott telah berulang kali mendesak pemerintah Indonesia untuk mengampuni jiwa kedua warga Australia itu.

    Namun tampaknya pemerintah Indonesia tidak mempedulikan desakan tersebut. Bahkan rencana eksekusi mati Andrew Chan dan Myuran Sukumaran terlihat semakin dekat dengan dipindahkannya mereka dari Lapas Kerobokan Bali ke Nusakambangan pada Rabu (4/3) pagi, yang diangkut dengan pengamanan mobil lapis baja.

    Dalam wawancara dengan radio ABC, seperti dilansir Herald Sun, Rabu (4/3/2015), Abbott mencetuskan, jutaan penduduk Australia muak dengan perkembangan kabar mengenai eksekusi mati Chan dan Sukumaran.

    "Kami benci kejahatan narkoba, tetapi kami juga benci hukuman mati, yang kami pikir tak pantas dilakukan untuk negara seperti Indonesia," cetus Abbott.

    "Terus terang kami muak dengan prospek pelaksanaan eksekusi tersebut," tandasnya.

    Sejauh ini belum diketahui kapan eksekusi mati tersebut akan dilakukan. Pihak Kejaksaan Agung ataupun Kementerian Hukum dan HAM belum mengungkap rencana eksekusi itu.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.