• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 16 Agustus 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Puluhan Nelayan Datangi DPRD Ende
    LEX | Senin, 09 Maret 2015 | 20:01 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Puluhan
    Nelayan temui DPRD Ende

     

    Ende, Flobamora.net – Puluhan nelayan didampingi Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cabang  Ende, Senin (9/3) mendatangi DPRD setempat. Kedatangan mereka untuk membicarakan nasib nelayan di Kabupaten Ende lantaran keberadaan mereka seperti asing di daerah sendiri ditambah hasil tangkapan jarang dibeli.

     

    Kehadiran mereka diterima Ketua Komisi II DPRD Ende Orba K. Ima.Turut hadir beberapa anggota Dewan antara lain Oktaviansu M Mesi, Muhamad Ilham, Yulius Caesar Nonga, Yulius Rada.Sementara para nelayan didampingi Ketua HNSI Kabupaten Ende, Farid Numba dan beberapa pengurus lainnya.

     

    Dalam dialog, Farid Numba mewakil para nelayan mengatakan, kedatangan mereka hanya mau meminta DPRD Ende bisa memfasilitasi dan mencari jalan keluar terhadap permasalahan para nelayan.

     

    Dia menyebutkan, para nelayan selama ini seakan disisihkan karena hasil tangkapan mereka jarang dibeli. Jika dibeli pun menunggu hingga pasokan ikan dari luar daerah laku terjual, baru pedagang di pasar membeli dan  menjual hasil tangkapan mereka.

     

    “Ketika isu berformalin merebak beberapa waktu lalu, para nelayan Ende merasa bersyukur, Dengan isu itu, para pedagang membeli ikan dari nelayan setempat, selanjutnya menjualnya di pasar. Saat itulah para nelayan  bisa mendapatkan uang yang cukup,“ ujar Farid.

     

    Umar Kasim salah seorang nelayan mengatakan, biasanya ikan mereka tertahan selama satu atau dua hari baru bisa terjual sambil menunggu ikan dari luar daerah habis. Ini sangat merugikan mereka. Dia juga mempertanyakan sikap pemerintah daerah yang tidak membatasi pasokan ikan dari luar daerah.

     

    “Mestinya pemerintah membatasi pasokan dari luar daerah.Biarlah nelayan lokal diberdayakan.Sementara, pasokan ikan dari luar jumlahnya tidak terbatas. Ini jelas merugikan kami nelayan Ende,” ujarnya.

     

    Dia juga mempersoalkan makin banyaknya rumpon luar yang kini mulai beroperasi di Ende. Ini juga bisa mematikan usaha para nelayan Ende khususnya nelayan pesisir. Untuk itu, Pemerintah dan DPRD Ende diharapkan bisa menyingkapinya.

     

    Menjawab keluhan para nelayan, anggota DPRD Ende dari Fraksi NasDem, Oktavianus Moa Mesi berharap pihak pemerintah melalui Dinas  Kelautan dan Perikanan (DKP) segera melakukan kajian terhadap konsumsi ikan di daerah ini.

     

    Menurutnya, hal tersebut penting demi melihat kekuatan armada nelayan, apakah bisa memenuhi konsumsi ikan di Ende atau sebaliknya. “Dengan cara ini mengetahui berapa banyak konsumsi masyarakat, apakah nelayan kita bisa memenuhinya. Jika tidak, sisanya bisa dipasok dari luar daerah,” tutur Vian.

     

    Dia juga berharap, DKP bisa melakukan pendampingan kepada kelompok-kelompok nelayan dan memberikan bantuan alat tangkap. Tujuannya agar nelayan bisa menghasilkan tangkapan yang bisa mencukupi kebutuhan masyarakat Kabupaten Ende.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.