• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 25 Mei 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Cegah Aksi Borong Beras, Bulog Libatkan Aparat Keamanan Awasi OP
    ALBERTO | Selasa, 10 Maret 2015 | 09:51 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Cegah
    Ilustrasi operasi pasar

     

    Kupang, Flobamora.net  - Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Rregional NTT  telah melibatkan aparat keamanan dalam pelaksanaan operasi pasar (OP) untuk mengawasi penyelewengan beras serta mencegah warga membeli beras lebih banyak dari yang ditentukan yakni dua karung per orang.

     

    “Pelibatan aparat keamanan tersebut, menyusul aksi borong beras yang dilakukan sejumlah warga dan pedagang sejak hari pertama operasi pasar beras pekan lalu. Mereka membeli antara 3-5 karung beras, namun datang lagi keesokan hari,” kata Humas Bulog Divisi Regional NTT, Marselina Radja Rhi yang dihubungi di Kupang, Selasa (10/3).

     

    Menurutnya,  dalam pelaksanaan OP,  satu karung beras Bulog ukuran 15 kilogram dijual seharga Rp 111.000 atau Rp 7.400 per kg. Pedagang yang membeli beras Bulog, kemudian menjual dengan harga lebih mahal yakni Rp 9.000 per kg. Praktik seperti ini mengakibatkan harga beras di pasar belum turun.

     

    Bulog,katanya,  telah membatasi penjualan beras menjadi dua karung atau 30 kg per orang. Petugas Bulog diminta tidak melayani permintaan warga yang membeli beras lebih dari dua karung. “Jika ada warga yang membeli lebih dari dua karung, jangan dilayani,” ujarnya.

     

    Dia menuturkan, pembatasan pembelian beras juga untuk memastikan beras yang digelontorkan tersebut sampai kepada warga. Sampai Senin (9/3), OP beras di NTT telah menghabiskan 2.000 ton, dan masih akan berlangsung sampai akhir Maret ini.

     

    “OP beras tersebut digelar di sembilan kota yakni Kupang, Waingapu, Larantuka, Maumere, Ruteng, Labuan Bajo, dan Ende. Di Kota Kupang, penjualan beras Bulog sudah dilakukan di tujuh dari 52 kelurahan,” jelasnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.