• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 21 Februari 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Jumat Agung, Peristiwa Penyerahan Diri yang Mendatangkan Penebusan
    ALBERTO | Jumat, 03 April 2015 | 20:34 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Jumat
    Upacara penghormatan salib

     

    Kupang, Flobamora.net - Misa Jumat Agung mengenang wafatnya Yesus Kristus di beberapa gereja di Kota Kupang, Jumat (3/4) berlangsung khidmat. Umat Kristiani di kota itu memadati gereja untuk melakukan misa atau ibadah Jumat Agung.

     

    Dalam khotbahnya pada misa Jumat Agung di Kapela Stasi Yesus Maria Yoseph Liliba, Kota Kupang,  Romo Theodorus  mengatakan, Jumat Agung adalah peristiwa penyerahan diri yang mendatangkan penebusan bagi seluruh umat manusia. Yesus Kristus, mencontohkan bagaimana dia harus menderita di kayu salib untuk menebus dosa seluruh umat manusia.

     

    "Melalui peringatan itu, kita sebagai umat Kristiani diingatkan bila Tuhan berkorban bagi orang lain. Itu merupakan contoh bagi kita sebagai umat, agar kita juga mau berkorban bagi orang lain," katanya.

     

    Menurutnya, selama masa prapaskah Gereja mengajak umat untuk merenungkan kasih Allah kepada manusia. Puncaknya permenungan itu di Jumat Agung. Tanpa ada jumat Agung tidak ada kebangkitan.

     

    Untuk inilah,ujarnya, salib menjadi tanda kekuatan, kemenangan. Disini umat manusia dapat memahami  Kasih Allah yang terlampau besar. Karena kasihnya Ia mengutus putera tunggalNya menjadi manusia, rela menderita sengsara dan wafat di salib untuk menebus dosa-dosa kita.

     

    “Peristiwa Jumat Agung adalah bukti kasih Allah yang tiada batasnya. Sesungguhnya, dosalah kita yang membuat Yesus Kristus harus menderita dan wafat di Salib. Ia meninggalkan kemuliaan surga demi kita,” katanya.

     

    Dia menuturkan, salib yang pada mulanya adalah palang penghinaan, sarana untuk menghukum mati para penjahat. Akan tetapi oleh Yesus Kristus, salib justru diubah menjadi tanda kemenangan, penebusan dan sumber keselamatan. Bagi orang Kristen salib adalah identitas sebagai pengikut Kristus.

     

    Misa di kapela itu yang berlangsung dari pukul 15.00 hingga 18.00 Wita, ditandai juga dengan Upacara Penyembahan Salib yang berlangsung Khidmat dan khusyuk. Penyembahan salib sebagai simbol penghormatan dan solider terhadap sengsara dan wafat Yesus untuk menebus dosa manusia. ***


     
      TAG:
    • khas
    •   
    •   
    •   
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.