• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 21 Agustus 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Sumba Timur Berpotensi Sebagai Lumbung Rumput Laut Nasional
    ALBERTO | Rabu, 08 April 2015 | 22:05 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Sumba
    Seorang petani sedang memanen rumput laut

     

    Kupang, Flobamora.net - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, memaparkan Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur  berpotensi sebagai lumbung rumput laut nasional.

     

    Susi menjelaskan sejak ditetapkan sebagai kawasan minapolitan perikanan budidaya pada tahun 2010, produksi rumput laut di daerah tersebut terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2014, total produksinya mencapai 2.400 ton.

     

    "Hal ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah yang bersungguh-sungguh mengembangkan kawasan ini menjadi kawasan minapolitan budidaya rumput laut yang terintegrasi dan maju", kata Susi dalam siaran persnya, Selasa (7/4).

     

    Kawasan Minapolitan budidaya rumput laut di Kabupaten Sumba Timur meraih kategori peringkat A. Artinya, kawasan ini telah berhasil mengintegrasikan sistem usaha dari hulu sampai hilir yang meliputi sistem produksi, pengolahan dan pemasaran dengan didukung sarana prasarana yang memadai seperti transportasi dan sarana produksi.

     

    Menurut Susi, perkembangan kawasan minapolitan budidaya rumput laut di Kabupaten Sumba Timur dapat menggerakan perekonomian masyarakat di daerahnya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

     

    Dia pun berharap akan ada lagi kemunculan sentra kawasan budidaya rumput laut di Indonesia bagian Timur lainnya. "Ini dapat dijadikan contoh daerah lain yang memiliki potensi yang sama dengan yang diraih oleh Kabupaten Sumba Timur," ujarnya.

     

    Dia menjelaskan, potensi lahan budidaya rumput laut di Kabupaten Sumba Timur sangat luas, yakni mencapai 15.069,4 hektare (ha). Selain itu cuaca di daerah tersebut juga mendukung untuk budidaya rumput laut, sehingga memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai komoditas unggulan daerah.

     

    "Atas dasar itulah pemerintah menetapkan Kabupaten Sumba Timur sebagai salah satu kawasan minapolitan berbasis perikanan budidaya dengan komoditas unggulan rumput laut," imbuhnya.

     

    Lebih lanjut Susi memaparkan, di kawasan minapolitan rumput laut ini terbagi atas tiga zonasi di dalamnya. Zona pertama ialah zona produsen yaitu zona yang menghasilkan bibit rumput laut yang kemudian akan dibudidayakan hingga siap panen.

     

    Zona kedua adalah zona kelembagaan ekonomi. Zona ini membuat kerjasama dengan zona satu tentang pembelian hasil produksi rumput laut dan menyediakan sarana produksi, sekaligus melakukan kontrol dan pembinaan terhadap cara budidaya yang dilakukan oleh pembudidaya di zona satu.

     

    Sedangkan untuk zona tiga ialah zona industri pengolahan. Di sini merupakan tempat untuk membeli rumput laut yang dikumpulkan dari zona dua sesuai standar yang telah disepakati. Zona ini juga bertugas untuk mengolah rumput laut yang didapatkan dari zona sebelumnya.

     

    "Tiga zona ini bergerak bersama dan saling menguntungan satu sama lain. Dengan sinergi dan koordinasi yang baik maka akan mendapatkan hasil yang baik dan maksimal," paparnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.