• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 25 September 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Terkait Penangkapan Teroris. Lebu Raya : Semua Pihak Harus Waspada
    ALBERTO | Selasa, 21 April 2015 | 13:32 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Terkait
    Gubernur NTT, Frans Lebu Raya saat menggelar pertemuan dengan Forkompimda,Senin kemarin

     

    Kupang, Flobamora.net - Gubernur NTT Frans Lebu Raya mengatakan, kasus penangkapan anggota teroris di Manggarai Barat membenarkan rumor selama ini bahwa di NTT sudah ada jaringan teroris. Karena itu semua pihak harus mewaspadainya.

     

    Penegasan Gubernur itu disampaikannya ketika menggelar rapat kerja bersama DPRD NTT, Selasa (21/4).

     

    Menurut Gubernur, ada beberapa hal penting yang perlu dilakukan sebagai upaya preventif dan antisipatif terhadap hal tersebut. Yakni, pertama, Harus ada sharing informasi antara unsur-unsur intelejen terkait isu-isu teroris sampai ke tingkat bawah.

     

    Kedua, Memperketat pengawasan di pintu masuk perbatasan terutama di wilayah Labuan Bajo dan wilayah-wilayah pesisir pantai. Ketiga, Menigkatkan pemahaman masyarakat tentang wawasan kebangsaan dan nilai-nilai pancasila.

     

    Keempat, Secepatnya mengadakan pertemuan dengan para tokoh agama, tokoh pemuda lintas agama dan mahasiswa di tingkat provinsi. Kelima, mengadakan rapat kerja dengan para Bupati dan unsur Forkompinda di Labuan Bajo.

     

    Keenam, Mencegah dan menghindari isu SARA sebagai dampak dari penangkapan ini. Ketujuh, menghindari perekrutan masyarakat NTT untuk menjadi anggota teroris dengan berbagai motif dan terakhiri kedelapan, akan segera dikeluarkan instruksi Gubernur agar setiap kegiatan keagamaan didamping oleh otoritas terkait dari agama tersebut, Dan kegiatan itu hari diberitahukan kepada pimpinan daerah setempat dan pihak keamanan.

     

    Kapolda NTT yang diwakili oleh Direskrim Umum, Kombes Sam Kawengian menjelaskan kronologis penangkapan pelaku. “Sudah dua bulan Densus 88 mengamati dan memantau pelaku yang sudah berada di Manggarai Barat sejak Agustus 2014.

     

    Lebih lanjut dia menegaskan, pelaku yang bernama Syarif tersebut menikah dengan wanita dari Kecamatan Lembor Manggarai Barat 3 tahun lalu di Nusa Tenggara Barat. Setelah beberapa kali lolos dari penyergapan aparat, pelaku akhirnya berhasil ditangkap dalam bus Dwi Putra jurusan Labuan Bajo pada hari Sabtu tanggal 18 April 2015, pukul 16.30 Wita.

     

    Dia juga menggarisbawahi pentingnya kerja sama dengan pihak Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan untuk mengawasi transaksi-transaksi keuangan yang mencurigakan.

     

    Selanjutnya, Kepala Badan Intelejen Daerah dalam tanggapannya menegaskan bahwa daerah Manggarai Barat sebagai daerah pluralis dan terbuka membutuhkan pengawasan dan deteksi dini terhadap tumbuh kembangnya jaringan teroris.

     

    Karena itu dibutuhkan sharing informasi intelegen sampai pada tingkat Babinsa, Polsek dan Kades.

     

    Danrem 161/Wirasakti Kupang, Brigjen Achmad Yuliarto mengatakan, dalam berbagai kesempatan dia selalu menganjurkan pentingnya pemberdayaan para ulama lokal yang lebih mengetehui karakter dalam upaya dakwah atau kegiataan keagaaman lainnya.

     

    Kejati NTT, John Purba, dalam uraiannya menjelaskan bahwa penindakan dan tuntutan terhadap pelaku akan disesuaikan dengan aturan hukum agar menimbulkan efek jera.

     

    Dia juga menyampaikan sebagai upaya pencegahan, beberapa hal yang perlu mendapat perhatian serius karena dapat menjadi potensi bagi teroris seperti konflik daerah perbatasan dan human trafficking.

     

    Sementara itu wakil dari Lantamal Kupang sekali lagi menganjurkan pentingnya aturan atau regulasi yang jelas dalam ceramah-ceramah keagamaan agar bisa menciptakan situasi kondusif.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.