• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 21 September 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Ombudsman NTT Buka Posko Pengaduan UN SMP
    ALBERTO | Selasa, 05 Mei 2015 | 10:48 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Ombudsman
    Kepala Ombudsman Perwakilan NTT, Darius Beda Daton

     

    Kupang, Flobamora.net - Komisi Ombudsman Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) membuka posko pengaduan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTs dan penerimaan siswa baru (PSB) sejak 13 April sampai dengan 30 Agustus 2015. Sebelumnya Ombudsman Perwakilan NTT juga membuka Posko pengaduan UN SMA. 


    Ombudsaman tidak hanya menerima pengaduan tentang proses dan hasil UN baik online atau computer based test (CBT) maupun paper based test (PBT), tetapi juga melayani masyarakat yang melakukan pengaduan tentang penerimaan siswa baru (PSB) dari semua tingkatan.


    "Kami buka Posko pengaduan UN SMP, tapi sampai hari kedua pelaksanaan UN belum ada laporan atau pengaduan yang masuk. Sebelumnya kami juga buka Posko pengaduan UN SMA," kata Kepala Ombudsman Perwakilan NTT, Darius Beda Daton di Kupang, Selasa (5/5).


    Darius menegaskan, Ombudsman Perwakilan NTT meminta agar pihak sekolah jangan mempersulit siswa dengan syarat yang rumit, misalnya melunasi uang administrasi pengambilan ijazah, rapot, Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU), uang pamit dan sebagainya.


    Dia mengingatkan, pengalaman pahit pada 2014 lalu dimana sejumlah siswa terlambat mendaftar ke jenjang yang lebih tinggi karena dipersulit pihak sekolah saat proses pengambilan ijazah.

     

    "Karena itu, tahun ini diharapkan pihak penyelanggara menjaga akuntabilitas UN agar siswa yang tamat tidak dirugikan," katanya.


    Pihak sekolah dan penyelenggara UN, paparnya,  diminta menaruh perhatian kepada siswa penyandang cacat (disabilitas) agar mereka juga mendapat pelayanan yang sama seperti siswa lainnya.

     

    Dia menambahkan, pihak sekolah dan penyelenggara juga diminta agar menyampaikan hasil UN secara transparan dan sesuai jadwal yang ditetapkan secara nasional agar siswa yang dinyatakan lulus tidak terlambat melanjutkan studi.

    “Kita berharap hasil UN disampaikan sesuai jadwal yang ditetapkan, sehingga proses ijazah bagi siswa yang tamat juga lancar. Selain itu, tidak dibenarkan adanya pungutan diluar ketentuan saat pendaftaran siswa baru mulai dari SD hingga SMA,” katanya.

    Dia menjelaskan, tahun ini posko pengaduan UN hanya dibuka di Kantor Ombudsman Perwakilan NTT Jalan Veteran Nomor 4A Kota Kupang. Karena itu, diharapkan semua pihak dapat mengadukan temuan atas penyimpangan dalam pelaksanaan UN sebab tim Ombudsman tidak aktif turun ke sekolah-sekolah seperti tahun-tahun sebelumnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.