• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 16 Agustus 2018

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Hina pemulung, menteri kehakiman Mesir mundur
    ANA DEA | Selasa, 12 Mei 2015 | 07:35 WIB            #INTERNASIONAL

    Hina
    Para pengumpul dan pendaur ulang sampah di Kairo, ibukota Mesir

     

    Menteri Kehakiman Mesir, Mahfouz Saber, mengundurkan diri setelah menghadapi kemarahan publik yang mengkritik komentarnya di sebuah wawancara televisi.

     

    Dalam wawancara itu, Saber mengatakan bahwa anak seorang pemulung tidak bisa menjadi hakim.

     

    Saber mengatakan, hakim adalah profesi yang "mulia dan memiliki status" maka dari itu harus datang dari "lingkungan yang terhormat".

     

    Komentar itu mengundang badai kemarahan dan kritik di media sosial di Mesir yang menuntut agar ia dicopot dari jabatannya sebagai menteri.

     

    Salah satu dari pemberi komentar marah terhadap Saber adalah bekas Wakil Presiden Mesir, Mohammed El Baradei, yang mengatakan bahwa konsep keadilan sudah hilang dari Mesir dan tiada lagi yang tersisa.

     

    Komentar Saber ini bukan pertama kalinya datang dari kalangan penegak hukum, yang kerap dikritik karena pendekatan yang elitis.

     

    Tahun lalu, 138 orang yang melamar posisi jaksa ditolak karena orangtua mereka tidak memiliki gelar kesarjanaan.

     

    Undang-undang dasar Mesir melarang adanya diskriminasi berdasarkan kelas dan jenis kelamin.


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.