• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 21 Februari 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Nasdem Siap Usung Ahok
    ANA DEA | Jumat, 29 Mei 2015 | 12:03 WIB            #NASIONAL

    Nasdem
    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kanan) dan Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Bestari Barus (kiri), di Balai Kota, Kamis (19/3/2015). Kompas.com/Kurnia Sari Aziza

     
    JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Nasdem Bestari Barus mengatakan bahwa Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh pernah mengatakan akan mendukung Basuki Tjahaja Purnama pada Pilgub 2017. Hal itu, kata dia, jika pria yang akrab disapa Ahok itu memang mau diusung oleh Partai Nasdem.

    "Dan catatannya pun jika Ahok mau, kalau dia enggak mau ya gimana. Jadi bukan Nasdem yang ajak-ajak. Ahok yang minta," kata Bestari ketika dihubungi, Jumat (29/5/2015).

    Bestari mengatakan, Partai Nasdem saat ini memang sedang melakukan penjaringan bakal calon di seluruh Indonesia. Dari seluruh Indonesia, Partai Nasdem sedang memilih-milih orang yang potensial untuk diusung dalam Pilkada serentak.

    Bestari mengatakan, Partai Nasdem bisa mengusung Ahok asalkan bisa menjawab tantangan memperbaiki Jakarta. Akan tetapi, kata Bestari, apabila Ahok benar-benar ingin maju melalui jalur independen, Ahok harus memulai perjuangan dari sekarang. Jumlah dukungan yang harus didapatkan oleh Ahok yaitu mencapai satu juta. Jumlah dukungan tersebut tidak akan tercapai jika Ahok tidak mulai mengumpulkan dari sekarang.

    "Jadi kalau mau serius independen agak berat," ujar Bestari.

    Untuk diketahui, Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta, telah membuat persyaratan bagi calon independen pada periode kali ini lebih sulit. Jumlah Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang harus dikumpulkan hanya berjumlah tiga persen dari jumlah penduduk Ibu Kota. Namun, saat ini bertambah menjadi 7,5 persen.

    Bukti dukungan sebesar 7,5 persen itu akan diverifikasi oleh KPU. Oleh karena itu, masing-masing calon yang mendaftar harus melebihkan bukti dukungan untuk mengantisipasi adanya KTP ganda dalam dukungan yang diberikan.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.