• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 19 September 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Dua Menteri Hadiri Pengumuman Lomba Foto Infrastruktur NTT
    ALBERTUS | Jumat, 05 Juni 2015 | 17:21 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Dua
    Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan

     

    Kupang, Flobamora.net - Dua menteri Kabinet Kerja yakni Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan Menteri Perindustrian Saleh Husin, dipastikan menghadiri acara Pengumuman Lomba Foto Infrastruktur NTT Tahun 2015 yang digelar di Restoran Dapur Nekamese di Kelurahan Penfui, Kupang. Sabtu (6/6) sekitar pukul 12.00 Wita. 

     

    “Selain dua menteri, Ketua Komisi V DPR Fary Francis dan Gubernur NTT Frans Lebu Raya dipastikan hadir,” kata Ketua Panitia Lomba Foto, Isodorus Lilidjawa, Jumat (5/6).  

     

    Menurutnya, lomba foto ini disponsori oleh Maskapai Penerbangan Lion Air dan Air Asia,  dibuka sejak 19 Maret-14 Mei 2015, terbuka untuk jurnalis yang bertugas di NTT dan masyarakat umum. Panitia berhasil mengumpulkan 113 foto dari 23 fotografer, terdiri dari 16 orang dan umum delapan orang.

     

    Kata dia, lomba foto ini digelar oleh Lopo Demokrasi Indonesia Raya dan didukung Ketua Komisi V DPR, Fary Francis dengan misi utama menampilkan realitas infrastruktur di Nusa Tenggara Timur. 

     

    “Infrastruktur yang dimaksud ialah fasilitas yang dibangun mitra Komisi V DPR yaitu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Desa dan Transmigrasi, Kementerian Perhubungan, BMKG, dan Badan SAR. Kami betul-betul menilai foto yang masuk sesuai kriteria yang dimaksudkan," katanya.

     

    Dia menuturkan, foto-foto yang diterima panitia, telah dinilai oleh Dewan Juri yang terdiri dari Fotografer Profesional dan mantan menteri PDT, Helmi Faisal, fotografer dan wartawan Media Indonesia, Palce Amalo, dan Fotografer Profesional yang juga Dosen Pascasarjana Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Wilson Therik.

     

    Saat pengumuman, katanya, foto-foto hasil karya peserta dipamerkan sehingga menteri dan undangan bisa melihat langsung kondisi infrastruktur di daerah ini. ”Marilah melihat fakta dari foto-foto akan dipamerkan. Ini kenyataan di NTT,” imbuhnya.

     

    Juri lomba foto, Palce Amalo mengatakan, dari 113 foto yang masuk, terpilih 13 foto sebagai pemenang, terdiri dari pemenang pertama, kedua dan ketiga serta 10 pemenang favorit.

     

    Seluruh peserta akan menerima sertifikat dan uang yang besarnya berbeda-beda. Juara pertama menerima uang sebesar Rp 3,5 juta, juara kedua menerima uang sebesar Rp 2,5 juta, dan juara ketiga menerima uang sebesar Rp 1,5 juta. Sedangkan para jura favorit akan menerima uang masing-masing Rp 500 ribu.

     

    Sementara itu pemenang pertama, kedua dan ketiga diberikan bonus tiket pesawat gratis untuk terbang dari Kupang ke Bali serta Bali ke Jakarta. "10 pemenang favorit akan diberikan bingkisan,” katanya.

     

    Palce menegaskan ada tiga kriteria yang digunakan untuk menilai foto-foto yang masuk yakni teknik fotografi, pencapaian momen yakni tahun 2014-2015 serta ketepatan kesesuaian foto dengan tema. “Ada beberapa foto yang bagus, namun tidak sesuai tema sehingga digugurkan,” tambahnya.***

     

    Kupang, Flobamora.net - Dua menteri Kabinet Kerja yakni Menteri Perhubungan Ignatius Jonan dan Menteri Perindustrian Saleh Husin, dipastikan menghadiri acara Pengumuman Lomba Foto Infrastruktur NTT Tahun 2015 yang digelar di Restoran Dapur Nekamese di Kelurahan Penfui, Kupang. Sabtu (6/6) sekitar pukul 12.00 Wita. 

     

    “Selain dua menteri, Ketua Komisi V DPR Fary Francis dan Gubernur NTT Frans Lebu Raya dipastikan hadir,” kata Ketua Panitia Lomba Foto, Isodorus Lilidjawa, Jumat (5/6).  

     

    Menurutnya, lomba foto ini disponsori oleh Maskapai Penerbangan Lion Air dan Air Asia,  dibuka sejak 19 Maret-14 Mei 2015, terbuka untuk jurnalis yang bertugas di NTT dan masyarakat umum. Panitia berhasil mengumpulkan 113 foto dari 23 fotografer, terdiri dari 16 orang dan umum delapan orang.

     

    Kata dia, Lomba foto ini digelar oleh Lopo Demokrasi Indonesia Raya dan didukung Ketua Komisi V DPR, Fary Francis dengan misi utama menampilkan realitas infrastruktur di Nusa Tenggara Timur. 

     

    “Infrastruktur yang dimaksud ialah fasilitas yang dibangun mitra Komisi V DPR yaitu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Desa dan Transmigrasi, Kementerian Perhubungan, BMKG, dan Badan SAR. Kami betul-betul menilai foto yang masuk sesuai kriteria yang dimaksudkan," katanya.

     

    Dia menuturkan, foto-foto yang diterima panitia, telah dinilai oleh Dewan Juri yang terdiri dari Fotografer Profesional dan mantan menteri PDT, Helmi Faisal, fotografer dan wartawan Media Indonesia, Palce Amalo, dan Fotografer Profesional yang juga Dosen Pascasarjana Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Wilson Therik.

     

    Saat pengumuman, katanya, foto-foto hasil karya peserta dipamerkan sehingga menteri dan undangan bisa melihat langsung kondisi infrastruktur di daerah ini.”Marilah melihat fakta dari foto-foto akan dipamerkan.Ini kenyataan di NTT,” imbuhnya.

     

    Juri lomba foto, Palce Amalo mengatakan, dari 113 foto yang masuk, terpilih 13 foto sebagai pemenang, terdiri dari pemenang pertama, kedua dan ketiga serta 10 pemenang favorit.

     

    Seluruh peserta akan menerima sertifikat dan uang yang besarnya berbeda-beda. Juara pertama menerima uang sebesar Rp 3,5 juta, juara kedua menerima uang sebesar Rp 2,5 juta, dan juara ketiga menerima uang sebesar Rp 1,5 juta. Sedangkan para jura favorit akan menerima uang masing-masing Rp 500 ribu.

     

    Sementara itu pemenang pertama, kedua dan ketiga diberikan bonus tiket pesawat gratis untuk terbang dari Kupang ke Bali serta Bali ke Jakarta. "10 pemenang favorit akan diberi bingkisan,” katanya.

     

    Palce menegaskan ada tiga kriteria yang digunakan untuk menilai foto-foto yang masuk yakni teknik fotografi, pencapaian momen yakni tahun 2014-2015 serta ketepatan kesesuaian foto dengan tema. “Ada beberapa foto yang bagus, namun tidak sesuai tema sehingga digugurkan,” pungkasnya.***


     
      TAG:
    • khas
    •   
    •   
    •   
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.