• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 18 November 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    BPK Beri Opini WDP untuk Pengelolaan Keuangan Kabupaten Ende
    RISKY ALBERTO | Rabu, 17 Juni 2015 | 21:30 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    BPK
    Kepala BPK Perwakilan Provinsi NTT, Khabib Zainuri kepada dan Bupati Ende, Marselinus Y.W Petu di Kupang, Rabu (17/6) petang.

     

    Kupang, Flobamora.net - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)  memberikan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atas laporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Ende Tahun Anggaran 2014.

     

    Opini tersebut seperti tersirat dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah tahun 2014 Kabupaten Ende, oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi NTT, Khabib Zainuri kepada Ketua DPRD Herman Yoseph Wadhi dan Bupati  Marselinus Y.W Petu di Kupang, Rabu (17/6) petang.

     

    Menurut Khabib, pemeriksaan ditujukan untuk memberikan oponi atas kewajaran LKPD Kabupaten Ende dengan memperhatikan kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntasi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, efektivitas sistem pengendalian intern dan kepatuhan terhadap perundang-undangan.

     

    “Sedikitnya ada lima catatan penting yang harus diperhatikan pemerintah Kabupaten Ende agar pengelolaan keuangan dapat dinilai wajar dalam  pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara,” katanya.

     

    Kelima catatan itu antara lain, pertama, terdapat nilai piutang PBB-P2 tahun 2014 Kabupaten Ende yang belum dapat ditelusuri, kedua, persediaan  obat pada 24 Puskesmas belum dilaporkan dan dilakukan stock opname per 31 Desember 2014.

     

    Ketiga, dalam saldo investasi non permanen, terdapat investasi yang belum didukung dengan surat pengakuan hutang. Keempat, terdapat nilai aset SKPD yakni Dinas PPO dan RSUD Ende yang belum diiventarisasi, lima SKPD yang inventarisasinya belum secara menyeluruh, serta 202 bidang tanah, 6.769 unit peralatan dan mesin, tiga bangunan dan 26 unit bangunan irigasi dengan luas 1.822 m3 dan kelima, sisa UUDP tahun-tahun sebelumnya yang belum diselesaikan.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.