• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 21 November 2018

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Lebih dari 90 Orang Tewas Keracunan Minuman Keras `Oplosan`
    ANA DEA | Senin, 22 Juni 2015 | 08:02 WIB            #INTERNASIONAL

    Lebih
    Seorang wanita menangis setelah anggota keluarganya tewas akibat minuman keras oplosan

     

    FLOBAMORA.NET - Lebih dari 90 orang tewas di kota Mumbai, India, akibat keracunan minuman keras, banyak lainnya yang dirawat di rumah sakit, beberapa di antaranya dalam kondisi kritis.

     

    Pada hari Sabtu malam (20/06) saja 10 warga tewas sejak kematian dilaporkan pertama kali pada hari Rabu.

     

    Pejabat polisi di kota tersebut mengatakan pihaknya menerima laporan tentang 150 orang yang mengkonsumsi minuman keras buatan sendiri di kawasan miskin.

     

    Devendra Fadnavis, pejabat senior di Mumbai kepada kantor berita Associated Press, mengatakan ia memerintahkan penyelidikan atas kasus ini dan polisi dilaporkan sudah mengumpulkan sampel minuman keras untuk dianalisis.

     

    Tewas akibat minuman keras buatan sendiri bukan hal yang luar biasa di India karena kebanyakan warga miskin tak bisa membeli minuman keras berlisensi.

     

    Sering kali minuman keras ini dioplos dengan bahan-bahan kimia seperti pestisida untuk meningkatkan kadar alkohol.

     

    Pada 2004 tak kurang dari 104 orang tewas akibat minuman keras oplosan.


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.