• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 16 Agustus 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Menteri Susi: Saya Tipe Orang yang `Enggak` Sabaran, Maunya Cepat...
    ANA DEA | Jumat, 26 Juni 2015 | 21:04 WIB            #NASIONAL

    Menteri
    Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Kerja, Susi Pudjiastuti. Dua kebijakan fenomenalnya untuk memberantas illegal fishing membawa nama Susi semakin populer. citizen6.liputan6.com

     

    JAKARTA - Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) diisi oleh banyak kalangan profesional, salah satunya Susi Pudjiastuti yang didapuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan. Dua kebijakan fenomenalnya untuk memberantas illegal fishing membawa nama Susi semakin populer. ‎Bahkan dia disebut-sebut bak bintang atau superstar di Kabinet Kerja ini.

    Menanggapi sebutan yang beredar ini, Mantan CEO Susi Air itu terlihat santai. Dia justru melontarkan celetukan gaya khas seorang Susi ‎Pudjiastuti. "Populer di bully wartawan?," katanya diikuti tawa, di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Kamis (25/6/2015).

    Dia menilai, ada dua hal yang membuat namanya begitu dikenal publik, sampai-sampai masyarakat menaruh harapan besar kepadanya. Pertama, kata Susi, karena pendidikan yang rendah dibanding menteri Jokowi-JK lainnya. Seperti diketahui, Jokowi berani mempercayakan jabatan Menteri kepada Susi yang hanya lulusan pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

    "Kedua, cara saya meng-approach pekerjaan sedikit berbeda. Saya tipe orang yang enggak sabaran, maunya cepat. Tapi saya merasa biasa saja, karena masyarakat terlalu berharap tinggi dan saya ‎khawatir tidak bisa full feeling ekspektasi mereka," tuturnya.

     

    Dia mengaku, Susi dulu dan sekarang tiada berubah. Cara kerja yang biasa dia tanamkan di dalam diri, s‎ama ketika saat dirinya menjadi pengusaha maupun sebagai Menteri. Tapi ada satu yang berubah.

    "Cara kerja biasa saja, sebelum di Kementerian juga begini. Jadi enggak ada yang berbeda. Hanya cara berpakaian lebih rapi, sedikit berdandan karena sebentar-sebentar orang datang minta foto‎. Saya juga mewakili Indonesia sebagai negara besar. Kalau saya enggak rapi, apa kesan orang, dianggap saya enggak menghargai jabatan," tegas Susi.

    Namun ‎jauh di relung hati yang terdalam, Susi tetap ingin menjadi diri sendiri. Yang membuatnya bisa merasakan kenyamanan tanpa harus berpura-pura menjadi sosok orang lain. "Saya masih ingin seperti diri saya. Mungkin kalau saya berubah, banyak tidak nyaman. Segini saja saya berubah, sedikit rapi dan santun," ucapnya menutup perbincangan. 


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.