• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 17 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Masyarakat Tonggopapa Desak Kejari Ende Tangkap Pelaku Korupsi
    ALEX | Senin, 29 Juni 2015 | 12:57 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Masyarakat
    Unjuk rasa masyarakat Desa Tonggopapa di Kejaksaan Negeri Ende, Senin (29/6)

     

    Kupang, Flobamora.net - Masyarakat Desa Tonggopapa, Kecamatan Ende mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat segera menetapkan tersangka kasus korupsi yang melibatkan aparatur di desa tersebut. Padahal, kerugian negara mencapai ratusan juta rupiah.

    "Kami desak segera tetapkan tersangka dan tangkap mereka karena sudah diketahui kerugian negara mencapai ratusan juta rupiah, sesuai pernyataan Kasipidsus, Boi Blegur kepada media baru-baru ini," demikian koordinator aksi, Hironimus Raja saat bersama puluhan warga yang menggelar unjuk rasa di Kejari Ende, Senin (29/6).

    Hironimus  bersama warga mengancam akan menginap di Kejaksaan Negeri Ende bila tuntutan mereka tidak diakomodir, setelah mereka menggelar aksi damai

    Sementara itu salah seorang warga lainnya, Mikhael Sapa mengatakan, kasus yang sudah ditangani sejak setahun lalu hingga sekarang belum ada perkembangannya.

     

    Dia menuturkan, karena kelalaian pihak kejaksaan sehingga mereka terus datang ke untuk menanyakan proses penanganan kasus korupsi di Desa Tonggopapa.

    Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Ende, Muji Martopo melalui Kasi Pidana Khusus, Alboim Blegur saat menerima warga Tonggopapa mengatakan, pihaknya kini masih terus mendalami kasus tersebut. Dia berjanji dalam waktu dua minggu pihaknya akan menetapkan tersangka.

    "Beri kami waktu. Dalam dua minggu kami akan tetapkan tersangka. Bapak dan ibu boleh datang lagi pada kesempatan itu untuk mengetahui progresnya seperti apa. Disitu baru tahu apakah mereka sudah ditetapkan tersangka atau belum," kata Boi Blegur.

    Dalam keterangan persnya, warga Tonggopapa yang menamakan diri Forum Masyaraakat Tonggopapa Anti Korupsi mengatakan, telah  terjadi konspirasi antara aparatur desa yang melakukan tindakan korupsi dengan kejaksaan sehingga sampai sekarang belum ada kemajuan.

    Mereka juga menyatakan, ada upaya kejaksaan untuk menghilangkan kasus korupsi dan tidak serius menangani kasus tersebut sementara bukti-bukti sudah jelas di tangan Jaksa.

    "Kami menuntut segera menetapkan tersangka dan menangkap pelaku serta menahannya,"demikian pernyataan sikap mereka.

    Untuk diketahui, Kejaksaan Negeri Ende kini tengah mengusut dugaan penyimpangan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Tonggopapa dalam kurun waktu tahun 2010 hingga 2014. Kejaksaan Negeri Ende sebelumnya telah meminta keterangan sejumlah saksi diantaranya Kepala Desa Tonggopapa,  Damasus Deo, sekretaris desa, Eligius Sundu, dan Bendahara Desa Tonggopapa, Martina Bida.

    Kasi Pidsus Boi Blegur sebelumnya mengatakan, dugaan terjadinya penyimpangan diperkirakan mencapai Rp100 juta, setelah pihaknya melakukan penyelidikan dan teriindikasi terjadi penyimpangan.

     

    Dia mengakui, pihaknya belum menetapkan satu orang tersangkapun dari oknum aparat desa.

    Dia menyebutkan, oknum aparat desa diduga menyalahgunakan jabatan atau penyimpangan dalam jabatan terkait penggunaan ADD.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.