• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 21 Agustus 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Lima Hari Kerja Berlaku Mulai Hari Ini di Sikka
    VICKY DA GOMEZ | Senin, 06 Juli 2015 | 18:11 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Lima
    Bupati Sikka, Yoseph Ansar Rera

     

    Maumere, Flobamora.net - Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera mengumumkan resmi pemberlakuan 5 hari kerja terhitung Senin (6/7) bagi pegawai negeri sipil di lingkup Pemkab Sikka. Pengumuman ini disampaikan pada apel pagi hari ini di Lapangan Kantor Bupati Sikka di Jalan El Tari Maumere.

               

    Entah kebetulan atau tidak, pemberlakuan 5 hari kerja ini diumumkan persis peringatan dua tahun kepemimpinan Bupati Yoseph Ansar Rera dan Wakil Bupati Sikka Paolus Nong Susar. Keduanya dilantik oleh Gubernur NTT, Frans Lebu Raya pada 6 Juli 2013 melalui Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Sikka.

               

    Sebelum menyampaikan pengumuman resmi, Bupati Yoseph Ansar Rera telah mengeluarkan surat edaran kepada semuan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Kabupaten Sikka terkait pemberlakuan lima hari kerja.

               

    Pemberlakuan lima hari kerja, terang Bupati Yoseph Ansar Rera, sifatnya masih uji coba hingga 31 Desember 2015 yang akan datang. Jam kerja yang diberlakukan yakni sejak pukul 07.00 Wita sampai pukul 15.00 Wita, dengan waktu istirahat hanya setengah jam dari jam 12.00 Wita. Kecuali bagi PNS yang beragama Muslim diberikan toleransi waktu istirahat selama 1 jam untuk kesempatan beribadah.

               

    Bupati Ansar Rera menambahkan, karena sifatnya masih uji coba maka pemerintah belum menerapkan konsep uang makan atau kebijakan lain yang menggantikan uang makan. Meski semua pegawai harus makan di kantor di waktu istirahat, dia menyarankan agar pegawai membawa bekal makanan dari rumah masing-masing.

               

    Terkait uang makan atau kebijakan lain sebagai pengganti uang makan, Ansar Rera menjelaskan akan dibahas lebih lanjut bersama DPRD Sikka. Sebagaimana diketahui dalam Rencana Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Belanja dan Pendapatan Daerah dan Prioritas Plafon Sementara Anggaran (PPAS) Tahun Anggaran 2016.

     

    “Pemerintah mengajukan pagu anggaran sebesar Rp 2, 6 miliar sebagai tunjangan tambahan penghasilan. Anggaran ini antara lain dimaksudkan sebagai pengganti uang makan setelah berlakunya kebijakan lima hari kerja,” tambahnya. ***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.