• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 20 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    KM Sirung Karam di Larantuka
    ALBERTUS | Kamis, 09 Juli 2015 | 12:05 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    KM
    KMP Sirung (Foto : Web)

     

    Kupang, Flobamora.net- Kapal Motor (KM) Sirung yang dikelola PT. Flobamor Kupang, karam saat hendak berlabuh di Pelabuhan Weri, Larantuka, Flores Timur, Kamis, (9/7) sekitar pukul 09.00 Wita.

     

    “ Kapal yang mengangkut pemudik dari Kupang menuju Weri melalui Lewoleba, Lembata,karam, karena saat hendak bersandar di dermaga, dihantam arus deras hingga karam di pasir," kata Dirut PT Flobamor, Hironimus Soriwutun.

     

    Dia mengaku, ada kendala teknis saat kapal hendak sandar di pelabuhan Weri hingga nahkoda memutuskan untuk mematikan mesin. Saat mesin dimatikan kapal terhempas dihantam gelombang hingga buritannya tertanam di pasir. "Untuk menghindari tabrakan ke dermaga, maka nahkoda mengambil haluan dan karam di pasir," katanya.

     

    Menurut dia, kapal itu mengangkut sedikitnya 200 penumpang yang rata-rata mengangkut pemudik dari Kupang dan Lewoleba. Saat ini, diakuinya sedang dilakukan proses evakuasi penumpang dari kapal itu menggunakan sekoci. "Kami ada siapkan sekoci untuk evakuasi penumpang," katanya.

     

    Dia mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Karena kejadian tidak besar, sehingga pelayanan kepada penumpang terus dilakukan. "Kami juga siapkan makan pagi bagi penumpang," katanya.

     

    Salah satu penumpang KM Sirung Ibu Alfi menduga nahkoda kapal tidak hafal dengan arus deras di selat Boleng, sehingga saat hendak sandar di dermaga, kapal justru bukan mengarah ke dermaga, tetapi ke pasir. "Arusnya sangat deras di selat itu sehingga haluannya salah," katanya.

     

    Saat kejadian itu, menurut dia, seluruh penumpang histeris hingga menangis karena takut. Namun, dia mengaku saat ini sebagian besar penumpang telah dievakuasi menggunakan sekoci ke tepi pantai. "Ada penumpang yang sudah pulang ke rumah masing-masing," katanya.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.