• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 24 September 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Waduh, PNS Minta Fee Proyek Sampai Puluhan Juta Rupiah
    VICKY DA GOMEZ | Rabu, 29 Juli 2015 | 10:45 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Waduh,
    Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Sikka, vSiflan Angi

     

    Maumere, Flobamora.net - Proses pelelangan proyek-proyek sering kali diwarnai isu-isu kolusi, korupsi, dan nepotisme. Ketua Fraksi Partai Nasdem Siflan Angi menyebut setidaknya dua orang pegawai negeri pada lingkup Pemkab Sikka yang tercium meminta fee proyek sampai puluhan juta rupiah.

                 

    Temuan Siflan ini disampaikan saat dia membacakan pendapat akhir Fraksi Partai Nasdem terhadap Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2016, Sabtu (24/7) lalu.

     

    Anggota DPRD Sikka tiga periode itu secara terbuka menyebut nama dua orang PNS yang dia maksudkan, di mana satu bekerja di Dinas Pekerjaan Umum Pertambangan dan Energi Kabupaten Sikka, dan satu lagi bekerja di Dinas Pertanian Kabupaten Sikka.

               

    Modus yang dilakukan dua orang ini, ungkap dia, yakni meminta rekanan yang ingin mendapatkan proyek harus menyetor uang terlebih dahulu sebanyak Rp 20 juta sampai Rp 30 juta. Kedua orang ini, diketahui sering menjadi anggota panitia pelelangan pada pelbagai proyek pemerintah.

               

    Pada kesempatan itu, dia belum menyebutkan rekanan yang sudah menjadi korban dari perilaku kedua PNS ini. Dia pun tidak menyinggung apakah modus yang dilakukan kedua PNS itu adalah untuk setoran ke pihak lain ataukah masuk ke kantong pribadi.  

               

    Entah kebetulan atau tidak, pernyataan Sflan Angi itu berdampak pada kebijakan mutasi eselon IV yang dilakukan Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera.

     

    Pada Senin (27/7), Bupati Yoseph Ansar Rera mengumumkan kebijakan mutasi dan promosi untuk pejabat eselon IV, dan dua pegawai yang disebut-sebut meminta uang fee proyek ini dimutasikan bersama puluhan pegawai lainnya.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.