• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 17 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Fraksi PDI Perjuangan Tolak Pembangunan Kantor Bupati Sikka
    VICKY DA GOMEZ | Rabu, 29 Juli 2015 | 14:12 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Fraksi
    Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sikka, Stefanus Sumandi

     

    Maumere, Flobamora.net - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sikka dengan tegas menolak rencana pembangunan Kantor Bupati Sikka. Fraksi ini berlasan anggaran Rp 50 miliar yang dialokasikan untuk rencana ini sebaiknya dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

               

    Sikap Fraksi PDI Perjuangan ini disampaikan Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Stefanus Sumandi pada Sabtu pekan lalu ketika menyampaikan pendapat akhir fraksi terhadap Rencana Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2016.

               

    “Fraksi PDI Perjuangan dengan tegaskembali menolak alokasianggaran untukpembangunan kantor bupati sebab dalam program  prioritas  pembangunan  Kabupaten Sikka tidak tercantum adanya pembangunan Kantor Bupati,” ujar Sumandi.

               

    Dia menambahkan, hemat fraksi, sebaiknya anggaran  yang  ada  dialokasikan  untuk pembangunan dan kegiatan  pemberdayaan  lainnya bagi masyarakat guna mengejar  target terealisasinya visi misi pemerintah.

               

    Stefanus Sumandi mengingatkan Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera bahwa masyarakat Kabupaten Sikka saat inisangatmembutuhkan akses jalan, listrik dan air. Masyarakat tidak butuh gedung bupati yang mewah.

               

    Dia mengatakan jika Bupati Yoseph Ansar Rera beralasan dengan membangun Kantor Bupati Sikka yang baruakanmeningkatkan kualitas pelayanan birokrasi bagimasyarakat, Fraksi PDI Perjuangan justeruberpendapatbahwa alangkah lebih bijak menyepakati rencana alokasi anggaran sebesar Rp26,4 miliar untuktunjangan tambahan penghasilan bagi PNS ketimbang membangun kantor bupati.

               

    “Sebab bagi Fraksi PDI Perjuangan,pemberian tambahan penghasilan bagi PNSsangat berkaitan langsung dalam upaya meningkatkan kinerja PNS yang akhirnya berdampak juga pada peningkatankualitas pelayanan birokrasi kepada masyarakat,” terang Stefanus Sumandi.

               

    DPRD Sikka dan Pemkab Sikka telah menyepakati pembangunan Kantor Bupati Sikka dengan sistem mulityears. Pagu anggaran yang disepakati yakni sebesar Rp 50 miliar. Rencananya pelaksanaan pembangunan Kantor Bupati Sikka ini selama tiga tahun dan akan dimulai tahun 2016.

               

    Selain Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi PKP Indonesia juga menolak pembangunan Kantor Bupati Sikka, terutama dengan sistem multiyears. Fraksi ini berpendapat sebaikanya pembangunan dilakukan dengan sistem tahun tunggal.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.