• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 18 November 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    PT Semen Kupang Optimalkan Tenaga Kerja Putra Daerah
    ALBERTUS | Sabtu, 01 Agustus 2015 | 13:36 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    PT
    Direktur Utama (Dirut) PT Semen Kupang, Abdul Madjid Nampira

     

    Kupang, Flobamora.net - Manajemen PT Semen Kupang akan mengoptimalkan tenaga kerja lokal untuk mengoperasionalkan Pabrik Semen Kupang III yang menurut rencan a mulai dibangun akhir tahun 2015.

     

    Direktur Utama (Dirut) PT Semen Kupang, Abdul Madjid Nampira kepada wartawan di Kupang, Sabtu (1/8) menjelaskan, sekitar 94 persen tenaga kerja putra daerah yang dimiliki pabrik itu saat ini sudah mampu mengendalikan produksi semen sehingga tidak terlampau banyak mendatangka tenaga dari luar NTT.

     

    Mengenai persiapan sumber data manusia (SDM), dia menjelaskan sudah tersedia. Saat ini tenaga teknis cukup banyak yakni dari lulusan SMK, politeknik dan universitas di NTT.

     

    Menurutnya, untuk membangun Pabrik Semen Kupang III sudah ada pertemuan lanjutan dengan Kementerian BUMN di Jakarta  sehingga rencana tersebut bisa dipercepat. Dari sisi teknis, pembangunannya akan dilakukan PT Semen Indonsia.

     

    “Kita pantas berterima kasih kepada Presiden Joko Wododo yang memberikan perhatian, sehigga bisa membangun Pabrik Semen Kupang III sesuai harapan selama ini,” katanya.

     

    Dia menjelaskan, jika Pabrik Semen Kupang III mulai beroperasi tahun 2018 mendatang, produksinya bisa mencapai 2 juta digabungkan dengan produksi Pabrik Semen Kupang II yang masih KSO dengan PT Sarana Agra Gemilang.

     

    Pabrik Semen Kupang III akan memiliki kapasitas produksi 1,5 juta ton per tahun. Saat ini Pabrik Semen Kupang II baru memproduksi 300 ribu ton per tahun.

     

    Pembangunan Pabrik Semen Kupang III akan menelan dana Rp2,5 triliun itu akan mempunyai pelabuhan sendiri. Hal ini untuk memudahkan proses distribusi.

     

    Rencana pemasaran akan mencakup Maluku, Papua, NTB, Timor Leste dan Australia. Dia menyampaikan proyeksi total kebutuhan untuk wilayah Kawasan Timor Indonesai (KTI) hingga 2018 mencapai 5,8 juta ton per tahun. Jika ditambah Timor Leste maka bisa mencapai 5,8 juta ton.

     

    "Pasar semen saat ini terbuka lebar. Tidak hanya di NTT, tapi bisa mencapai provinsi terdekat dan termasuk negara-negara tetangga, bahan baku semen pun tersedia di NTT," ujarnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.