• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 18 Juli 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Butuh Program Darurat Sikapi Kekeringan
    ALBERTUS | Sabtu, 08 Agustus 2015 | 10:02 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Butuh
    Ketua Komisi I DPRD NTT, Kasintus P. Ebu Tho

     

    Kupang, Flobamora.net - Iklim ekstrim mengakibatkan kekeringan yang melanda hampir seluruh kabupaten di NTT tentunya berdampak luas pada ancaman gagal panen dan kebutuhan air minum, baik untuk pertanian, manusia maupun ternak.

     

    “Pemerintah dituntut untuk meresponnya secara cepat dan dibutuhkan program darurat menyikapi ancaman kekeringan dimaksud,” kata Anggota DPRD NTT, Kasintus P. Ebu Tho kepada wartawan di Kupang, Jumat (7/8).

     

    Kasintus mengatakan, kekeringan panjang yang melanda hampir seluruh wilayah kabupaten di NTT tidak boleh dipandang sebagai iklim tahunan yang harus dialami. Harus diingat, kekeringan itu akan berdampak pada gagal panen dan gagal tanam, tentunya berdampak pada ketersediaan pangan di masyarakat.  Dampak ikutannya adalah munculnya kasus kurang gizi akibat tidak adanya asupan pangan yang cukup untuk bayi dan anak- anak.

     

    “Program darurat jangka pendek yang bisa dilaksanakan menyikapi iklim ekstrim adalah bantuan pangan kepada masyarakat. Stok beras yang dikuasai pemerintah, baik kewenangan bupati maupun gubernur harus segera direalisasikan, terutama untuk daerah yang dinilai serius mengalami kekurangan pangan,” katanya.

     

    Selain itu, lanjutnya, pemerintah perlu galakan kembali program padat karya. Dimana, masyarakat diberi kepercayaan untuk mengerjakan program dimaksud. Bagi masyarakat yang dinilai sukses menjalankan program itu, diberi penghargaan. Sumber dananya berasal dari kabupaten dan didukung provinsi

     

    “Hal seperti ini tidak perlu dipersoalkan, karena kasus kekeringan sudah ada. Kita di dewan pasti setuju dengan program yang dijalankan pemerintah terkait iklim ekstrim tersebut,” ujarnya.

     

    Menurut Ketua Komisi I DPRD NTT ini, untuk daerah- daerah yang memiliki potensi air yang cukup, harus didorong untuk mengoptimalkan sumber  air yang ada. Tentunya, program yang didorong adalah hortikultura. Hasilnya, bisa dimanfaatkan untuk konsumsi sendiri ataupun dijual. Harus ada satu gerakan yang ekstra keras dalam menghadapi iklim ekstrim dimaksud.

     

    “Kita akan dorong pemerintah untuk mengalokasikan anggaran terkait kekeringan yang berdampak pada kekurangan pangan dan kurang gizi, serta berkurangnya sumber air,” tandasnya.

     

    Anggota Fraksi Partai Gerindra ini memberi apresiasi terhadap pemerintah pusat yang menaruh perhatian sangat besar terhadap NTT. Karena kunjungan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden, Jusuf Kalla serta beberapa menteri dalam beberapa bulan terakhir di NTT, diikuti dengan program atau bantuan riil, terutama terkait kekeringan yang berdampak pada ketersediaan pangan.Misalkan, pemerintah pusat akan membangun enam waduk besar dan ribuan sumur serta embung kecil di NTT.

     

    Kata dia, pemerintah daerah (Pemda) di NTT diharapkan dapat menindaklanjuti peluang yang ditawarkan pemerintah pusat. Misalkan, untuk pembangunan waduk, Pemda melalui  Dinas Pekerjaan Umum (PU) harus siap untuk membebaskan lahan. Juga perencanaan yang fokus sehingga teknis operasional lebih mudah dalam membangun infrastruktur dimaksud.

     

    “Sikap pro aktif harus dikedepankan, mengingat pemerintah pusat sudah mengalokasikan dana yang cukup besar di bidang tersebut. Tinggal saja, dikombinasikan dengan dukungan dana dari provinsi dan kabupaten,” tambahnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.