• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 20 Januari 2018

     

     
    Home   »  Travel
     
    Pemkab Alor Gandeng Pengusaha Bali Kembangkan Pariwisata
    ALBERTUS | Minggu, 09 Agustus 2015 | 15:20 WIB            #TRAVEL

    Pemkab
    Bupati Alor,Amon Djobo

     

    Kupang, Flobamora.net -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Alor sudah menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding (MoU) dengan pengusaha asal Bali untuk mengelola dua aset wisata, yakni Pantai Mali dan Pantai Sabanjar.

     

    Bupati Alor, Amon Djobo yang dihubungi dari Kupang, Minggu (9/8) mengatakan pemerintah sudah merintis pengelolaan dua objek wisata dimaksud yang memiliki kekahasan masing- masing. Namun pengelelolaannya masih sangat jauh dari apa yang harus dibutuhkan wisatawan.

     

    Menurutnya, jika tetap dipaksakan pemerintah yang mengelolannya, maka suda pasti tidak berkembang bagus. Karena itulah Pemkab mengambil langkah strategis dengan memberikan kepada pihak ketiga untuk mengelola dua wisata bahari itu.

     

    “Sistem yang dipakai dari pengelolaan dua objek wisata itu adalah bagi hasil. Semuanya itu akan dituangkan dalam nota kerja sama,” ujar Amon Djobo.

     

    Dia menjelaskan, untuk objek wisata Pantai Sabanjar, pemerintah akan membangun jalan masuk menuju objek wisata yang jaraknya kurang lebih 100 meter lebih dari jalan utama. Selain itu akan memindahkan satu sekolah yang ada di sekitar situ ke lokasi lain. Daerah yang ada akan ditata dan dibenahi sebagai satu kesatuan wilayah objek wisata Pantai Sabanjar.

     

    Dia mengakui, dermaga jeti yang sedang dalam proses pengerjaan di lokasi wisata Pantai Sabanjar memang  menjadi masalah tersendiri dalam pengelolaan objek wisata dimaksud. Jika dijadikan sebagai tempat tambahan perahu bagi para nelayan, dikuatirkan laut akan tercemar akibat sampah yang dibuang.

     

    “Kita sedang memikirkan untuk dialihkan fungsinya agar dermaga yang ada hanya digunakan oleh para wisatawan, sehingga kebersihan laut tetap terjaga,” paparnya.

     

    Dia menyatakan, dalam konteks pengembangan pariwisata, masyarakat tetap dilibatkan dan berpartisipasi di dalamnya. Misalkan, untuk kepentingan menyelam, masyarakat pesisir dilibatkan unuk menjaga perahu atau kapal milik wisatawan. Dengan demikian, masyarakat memperoleh bayaran dari wisatawan karena telah menjaga kapalnya setelah kegiatan menyelam.

     

    Dia menambahkan, Kabupaten Alor yang dikenal juga sebagai Surga di Timur Matahari itu memiliki keunikan dan berbagai potensi wisata, baik budaya, alam maupun bahari. Pemerintah berkomitmen untuk mengembangkan semua potensi wisata yang ada dan menjadikannya sebagai aset ekonomi dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Bagi mereka yang telah berkunjung ke Alor pasti memiliki keinginan untuk berkunjung lagi karena panorama alam yang begitu indah.

     

    “Ceriterakanlah kepada siapapun bahwa Alor yang merupakan bagian dari Provinsi NTT dan NKRI sangat indah. Kami menerima siapapun yang datang dengan tulus hati. Kehadiran semua pihak di Alor sebagai wujud dukungan untuk membangun persaudaraan dan persahabatan diantara kita,” tandasnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.