• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 21 November 2018

     

     
    Home   »  Travel
     
    Kelimutu Bangkit !!!
    ALBERTUS | Kamis, 13 Agustus 2015 | 16:12 WIB            #TRAVEL

    Kelimutu
    ibu-ibu di Desa Woloara saat membawakan Tarian Tedo Are atau Menanam Padi saat pembukaan Pameran dan Festival Kelimutu, Kamis (13/8)

     

    Woloara, Flobamora.net - Lapangan sepakbola di Desa Woloara, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende hari ini, Kamis (13/8) mendadak ramai. Teriknya mentari tidak menyurutkan niat ratusan warga  memadati tanah lapang yang terletak di tengah kampung itu.

     

    Tampak, puluhan mosalaki atau pemangku adat berbaur dengan warga yang datang dari desa-desa se- Kecamatan Kelimutu. Bunyi nggo wani  terus bergema di tengah ingar-bingar musik  dan hiruk pikuknya persiapan acara pembukaan, seakan berlomba dengan waktu yang terus bergulir. Ada apa gerangan yang terjadi di Woloara ?

     

    Ternyata, Kecamatan Kelimutu punya cara sendiri memeriahkan sepekan Festival Danau Kelimutu yang digagas Pemerintah Kabupaten Ende sejak tahun 2014 lalu.

     

    Momentum itu dimanfaatkan pemerintah dan masyarakat kecamatan setempat menggelar sebuah sebuah pameran dan festival yang mereka diberi tajuk “Kelimutu Parfes 2015”.

     

    Menurut Camat Kelimutu, Ignatius Baru, pameran dan festival yang digelar pada 13 – 15 Agustus 2015 itu, mengusung mimpi besar masyarakat setempat untuk menjadikan Danau Kelimutu sebagai ikon pariwisata kabupaten Ende untuk terus mendunia.

     

    “Selain festival seni dan budaya, kami juga menggelar pameran pangan lokal yang bergizi, seimbang dan aman serta halal, buah karya masyarakat Kecamatan Kelimutu,” katanya.

     

    Tak pelak, inovasi yang digagas itu mendapat perhatian atau apresiasi Bupati Ende Marselinus Y.W Petu, yang didaulat membuka event tersebut ditandai dengan Dogo Lamba atau  pemukulan tabuh.

                 

    Bupati Marsel dalam kesempatan itu menantang masyarakat Kelimutu, untuk menjadikan kawasan wisata Danau Kelimutu sebagai roda penggerak ekonomi masyarakat dengan menyiapkan berbagai kekhasan agar wistawan betah dan berlama – lama di daerah itu.

     

    “Saya minta siapkan satu area yang nantinya akan dibangun sebuah arena dan panggung. Di tempat itu,nantinya dimanfaatkan masyarakat untuk mementaskan karya seni terutama seni tari guna menghibur para wisatawan,” ujarnya.

     

    Kata dia, apa yang dilakukan masyarakat Kecamatan Kelimutu patut mendapat apresiasi, lantaran telah menghadirkan sebuah nuansa berbeda yang memanfaatkan momentum sepekan Festival Danau Kelimutu.

     

    Pemerintah dan masyarakat Kecamatan Kelimutu kini menggenggam sebuah mimpi dan harapan besar . Satu saat nanti daerah yang mengitari Kawasan Danau Tiga Warna Kelimutu itu benar-benar menjadi surga wisata, sejalan dengan sebuah tagline yang terpampang, Kelimutu bangkit…!! Pasti… Yes… !!

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.