• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 18 Juli 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Kata Berhalangan Sementara, Jadi Polemik Terkait Keberadaan Bupati Sikka
    VICKY DA GOMEZ | Jumat, 28 Agustus 2015 | 10:07 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Kata
    Ketua Fraksi PKP Indonesia DPRD Sikka, Alfridus Melanus Aeng

     

    Maumere, Flobamora.net - Polemik tentang keberadaan Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera di Jakarta menguat di ruang paripurna DPRD Sikka, Kamis (27/8). Polemik itu terutama berkaitan dengan kata berhalangan sementara sebagaimana termuat pada pasal 66 ayat (1) huruf c UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

               

    Pasal itu menuliskan bahwa wakil kepala daerah mempunyai tugas melaksanakan tugas dan wewenang kepala daerah apabila kepala daerah menjalani masa tahanan atau berhalangan sementara.

               

    Dalam konteks posisi Bupati Yoseph Ansar Rera yang sedang berada di Jakarta selama tiga bulan sejak 4 Agustus 2015 hingga 16 Oktober 2015, Ketua Fraksi Demokrat Agustinus Romualdus Heni mempertanyakan apakah kondisi itu masuk dalam berhalangan sementara atau tidak.

               

    Ketua Fraksi PKP Indonesia Alfridus Melanus Aeng juga meminta penjelasan seperti apa maksud dari berhalangan sementara jika disejajarkan dengan keberadaan Bupati Yoseph Ansar Rera. Hemat dia, berhalangan sementara itu misalnya sedang dalam keadaan sakit atau sedang berada di luar daerah dengan limit waktu yang terbatas. Sementara tiga bulan lebih itu, baginya, adalah waktu yang cukup lama dalam sebuah proses penyelenggaraan pemerintahan.

               

    Wakil Bupati Sikka Paolus Nong Susar menjelaskan kata berhalangan sementara sudah cukup jelas jika dilihat pada pasal penjelasan. Pada pasal penjelasan, lanjutnya, ditulis cukup jelas. Dengan itu, dia berkesimpulan polemik yang terjadi hanya pada soal interpretasi saja.

               

    Dia menambahkan, ada 50 orang yang dipanggil Lemhanas untuk mengikuti Program Pemantapan Pimpinan Daerah Angkatan IX di Jakarta, dan Bupati Sikka adalah salah satunya. Dia juga mengklarifikasi bahwa kegiatan itu hanya dua bulan lebih.

               

    Sebagaimana diberitakan, Fraksi Demokrat, Fraksi PKP Indonesia dan Fraksi PDI Perjuangan mempertanyakan keberadaan Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera di Jakarta selama tiga bulan lebih. Pertanyaan itu muncul karena pada saat yang sama Bupati Sikka mestinya menjalankan tugas mengajukan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2014. Tugas kepala daerah itu adalah perintah konstitusi yang termuat pada pasal 65 ayat (1) huruf d UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

     

    Informasi yang dihimpun Flobamora.net, Bupati Yoseph Ansar Rera sedang berada di Jakarta untuk mengikuti kegiatan Lemhanas selama 3 bulan, dari 4 Agustus 2015 sampai 16 Oktober 2015.

     

    Menurut Kepala Bagian Humas Setda Sikka Germanus Goleng yang dihubungi di ruang kerjanya Senin (3/8), Bupati Yoseph Ansar Rera mengikuti Program Pemantapan Pimpinan Daerah Angkatan IX.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.