• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 18 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Tembus Rp 14.200 Per Dollar AS, Rupiah Terendah sejak Krisis 1998
    ANA DEA | Senin, 07 September 2015 | 10:08 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Tembus
    Ilustrasi

     
    JAKARTA - Nilai tukar rupiah tehadap dollar AS pada awal perdagangan di pasar spot Senin (7/9/2015) kembali terpuruk, bahkan menembus level psikologis 14.200.

    Berdasarkan data Bloomberg, pukul 08.45 WIB mata uang garuda melorot ke posisi pukul Rp 14.230 per dollar AS, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu pada 14.172,3. Ini merupakan level terendah sejak krisis tahun 1998 silam.

    Tercatat pada tanggal 17 Juni 1998, rupiah pernah berada di puncak rekor terlemah pada Rp 16.650 per dollar AS.


    Awal pekan ini, rupiah masih dibawah tekanan. Posisi cadangan devisa dan sikap investor asing bakal menjadi sentimen bagi pergerakan mata uang garuda. "rupiah berpeluang mempertahankan tekanan pelemahannya," sebut riset Samuel Sekuritas Indonesia.

    rupiah masih tertekan oleh penguatan dollar AS di pasar global bersama dengan pelemahan mata uang lain di Asia. Isu perlambatan ekonomi domestik juga memperburuk daya tarik rupiah terutama setelah angka pertumbuhan kredit diumumkan kembali melambat di Agustus.

    Walaupun perlambatan bisa mendukung kestabilan neraca transaksi berjalan tetapi jika itu juga berarti prospek buruk investasi di IHSG, aliran dana asing yang keluar tetap akan mendorong pelemahan rupiah.

    Pelemahan rupiah juga akan mengurangi daya tarik aset lain berdenominasi rupiah. Imbal hasil SUN kembali naik hingga akhir pekan lalu walaupun ekspektasi inflasi global terus turun seiring dengan penurunan harga komoditas.

    Angka cadangan devisa ditunggu awal minggu ini. BI mengatakan level saat ini cukup aman tetapi jika turun drastis maka kenyamanan investor asing dalam berinvestasi akan terganggu.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.