• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 18 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Ahok: Kalau Dibilang PNS Kelinci Percobaan, Itu Keterlaluan!
    ANA DEA | Jumat, 11 September 2015 | 09:43 WIB            #NASIONAL

    Ahok:
    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat inspeksi mendadak (sidak) pegawai negeri sipil (PNS) DKI di Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) DKI, Balai Kota, Rabu (22/7/2015).

     
    JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membantah menjadikan pegawai negeri sipil (PNS) DKI sebagai "kelinci percobaan" seperti yang diungkapkan anggota Komisi A DPRD DKI Syarif. Perombakan pejabat eselon, lanjut Basuki, dilakukan agar warga DKI mendapat pelayan terbaik. 

    "Kalau dia bilang PNS itu 'kelinci percobaan', itu mah keterlaluan," kata Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (11/9/2015). 

    Ia menyebut, sistem perampingan birokrasi melalui seleksi jabatan yang dilakukannya merupakan cara terbaik memilih calon pejabat potensial. Sejak menjadi anggota Komisi II DPR RI, Basuki telah merumuskan tes menggunakan computerized adaptive testing (CAT).

    Dalam menyeleksi pejabat DKI, Basuki cenderung mengkombinasi hasil tes CAT serta interview dengan psikolog. Untuk menjadi seorang pejabat di DKI, lanjut dia, tidak perlu menjadi orang pintar. Yang terpenting bagi Basuki adalah pejabat itu penurut, punya hati melayani, loyal, jujur, mau berusaha keras memenuhi keluhan warga, dan lain-lain.

    Basuki meyakini, sistem seleksi jabatan ini disenangi oleh para staf SKPD DKI. Sebab, mereka akan memiliki kesempatan cepat menduduki jabatan yang lebih tinggi.

    "Kamu lihat dong kinerjanya PNS DKI sekarang. Pelayanan di PTSP (pelayanan terpadu satu pintu) sudah baik, kan? Sungai-sungai di Jakarta semakin bersih, banyak jalan juga mulus," kata Basuki. 

    Selain mempromosikan para pegawai, di sisi lain, Basuki juga bakal melaporkan ke pihak kepolisian, para pejabat eselon maupun PNS DKI yang masih "bermain" dengan anggaran.

    Selain dilaporkan polisi, oknum pejabat itu juga dicopot dari jabatannya. Salah satunya adalah Kepala Suku Dinas Pertamanan Jakarta Timur Mimi Rahmiati.

    "Iya (Kasudin pertamanan Jakarta Timur) dicopot. Kami mau lapor polisi dan copot oknum pejabat eselon III yang mainin gaji-gajinya para PHL (pekerja harian lepas), saya copot," kata Basuki.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.