• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 22 April 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Ahok: Seharusnya Bus Ugal-ugalan Itu `Dikandangin`, Coret Trayeknya dan Buang
    ANA DEA | Rabu, 16 September 2015 | 20:47 WIB            #NASIONAL

    Ahok:
    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama wawancara wartawan seusai memberi sambutan dalam Seminar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) "Kekuatan Perempuan, Inspirasi Perubahan", di Balai Agung, Balai Kota, Selasa (15/9/2015).

     
    JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menginstruksikan Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI lebih tegas menindak bus sedang seperti kopaja yang ugal-ugalan di jalanan.

    Sama halnya seperti peristiwa kopaja 612 (Kampung Melayu-Ragunan) yang menabrak motor hingga menewaskan sepasang suami istri di Jalan Buncit Raya, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu siang tadi. 

    "Makanya saya bilang sama Dishubtrans, bus kayak gitu tuh seharusnya dikandangin, coret trayeknya, dan dibuang," kata Basuki di Balai Kota, Rabu (16/9/2015) malam.

    Basuki mengatakan para operator atau pengusaha bus selalu merasa sombong. Sebab, lanjut dia, mereka kerap menganggap DKI kekurangan bus. Sehingga masih memerlukan unit bus dari kopaja, metromini, maupun bus-bus dari operator lainnya.

    Padahal, lanjut dia, banyak bus sedang yang tidak lulus uji kir, tidak laik jalan, remnya blong, dan lain-lain.

    "Kami tuh selalu enggak bisa buang bus selama ini. Makanya sekarang saya bilang, mulai sekarang Dishub berani saja buang bus kayak begitu. Lebih baik DKI tidak punya bus," kata pria yang biasa disapa Ahok itu. 

    Lagi pula, lanjut dia, banyak warga yang lebih memilih menggunakan motor dibanding bus kota. "Gara-gara pelayanan bus itu buruk. Mobil kayak gitu jangan dinaikkin lagi," kata Basuki.

    Korban merupakan suami-istri, Gunawan (43) dan Lilis (36). Mereka bersama sang anak mengendarai motor dan baru selesai mencairkan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP).

    Sedangkan anaknya Aldo (8) sedang dalam kondisi kritis. Kejadian tersebut bermula saat ada tiga kendaraan yang akan berputar arah dari Mampang Prapatan.

    Ketiganya adalah satu sepeda motor yang dikendarai Gunawan, mobil Toyota Avanza yang dikemudikan Asmani, dan mobil Daihatsu Xenia dengan pengemudi Robi.

    Kemudian, di jalur transjakarta tersebut, bus kopaja datang dengan kecepatan tinggi dari arah Mampang Prapatan dan langsung menabrak sepeda motor.

    Selanjutnya, kopaja itu juga menabrak Avanza yang mengakibatkan bagian kanan mobil bercat hitam itu rusak parah.

    Pengemudi Avanza ataupun Xenia tidak mengalami luka-luka. Sementara Budi (26), sopir kopaja, ditahan di Mapolsek Pancoran.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.