• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 18 Juli 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Kritik Pedas dari Siswa SMA untuk Ganjar
    ANA DEA | Jumat, 25 September 2015 | 19:18 WIB            #NASIONAL

    Kritik
    Rizki Ardiansah, siswa SMA Sukateja Purbalingga mengkritik cara mengajar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di sekolahnya, Jumat (25/9/2015)

     
    PURBALINGGA – Rizki Ardiansyah, siswa kelas XI di Sekolah Menengah Atas (SMA) Sukateja, Kabupaten Purbalingga, dinilai berani setelah dengan lantang mengkritik cara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajar di sekolahnya, Jumat (25/9/2015) siang.

    Dalam kegiatan Gubernur Mengajar tersebut, Rizki mengkritik cara mengajar Ganjar yang dinilainya meledak-ledak, namun tak terarah. Materi yang disampaikan orang nomor satu di dalam kelas itu dinilai tidak fokus pada materi, lantaran sering berubah-rubah.

    Dia mencontohkan, semula Ganjar mengajar anak-anak konsep Tri Sakti Bung Karno. Para siswa diajak untuk memahami istilah itu, namun menurut dia, yang paham hanya sebagian kecil saja.

    Kritik Rizki itu pun berlanjut pada kehadiran sejumlah rombongan yang mengikuti Ganjar mengajar. Para Kepala Dinas, Bupati, Polisi, TNI dan pihak terkait yang ikut dalam rombongan juga menerima kritik dari siswa yang mengenakan seragam pramuka ini.

    “Bapak kalau ngajar meledak-ledak, enggak fokus apa yang ingin disampaikan. Bapak juga bawa rombongan banyak yang ada di depan, tapi siapapun yang tak boleh bicara, hanya bapak saja,” ungkap Rizky kepada Ganjar.

    Kritik pedas yang disampaikan langsung ditanggapi oleh Ganjar. Tak lupa, ia mengapresiasi remaja tersebut karena berini melakukan kritik pada dirinya. Bagi Ganjar, semakin banyak anak yang kritis, dia semakin senang.

    “Gubernur Mengajar itu bukan guru PKN, juga bukan mengajak seorang. Saya bertanya, apakah ada di luar guru di sini yang mengajar. Saya di sini bicara untuk mengajarkan banyak hal,” jawab Ganjar.

    Ganjar mengaku, menangkap pesan dari pertanyaan kritis yang disampaikan Rizki. Ia pun mempersilakan siswa yang lain untuk berlaku kritis, namun disampaikan dengan cara-cara yang santun dan diplomatis.

    Terkait cara mengajar, mantan anggota DPR RI ini mengaku ingin mempengaruhi anak didik dengan pemahaman yang luas. Dia juga ingin menampilkan materi sedemikian rupa agar siswa makin giat belajar. Prestasi yang ditorehkan teman-teman sekelas ditampilkan untuk dihargai.

    “Saya datang buat Anda agar tidak bosan dengan belajar. Saya ingin agar anda bisa dialog dengan gubernur. Saya akan melakukan ini agar jadi inspirasi. Kelas ini kelas inspirasi, dan saya tidak akan berhenti,” tambahnya.

    Selain Rizki, para remaja di sekolah tersebut dipersilakan untuk berdialog dengan Gubernur. Mereka umumnya bertanya soal proses pembangunan Jawa Tengah, hingga bertanya mengapa harus menjauhi narkotika.

    Setelah mengajar di sekolah tersebut, Ganjar mengaku kaget dengan pertanyaan kritis siswa tersebut. Cara yang disampaikan cukup santun, dan pada akhirnya siswa tersebut memahami alasan mengapa dirinya membuat program Gubernur Mengajar.

    “Saya itu malah suka kalau anak-anak bisa kritis. Semakin kritis anak di sekolah maka akan semakin baik,” ucapnya.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.