• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 17 Desember 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    DPR: Merpati Kembali Saja ke Penerbangan Perintis
    ANA DEA | Rabu, 12 Februari 2014 | 09:30 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    DPR:
    Dok/Web: Pesawat Merpati

     
    Jakarta, Flobamora.net - Rencana PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) melayani penerbangan umrah dengan mitra bisnisnya mendapat kritik dari Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat. Pasalnya, rencana penerbangan ke Jeddah itu butuh kesiapan yang cukup dari sisi perizinan dan operasional.

    "Karena nanti kalau misalnya bicara untuk penerbangan, misalnya dia menyangkut jemaah haji itu kan prosedur perizinannya termasuk nanti sistem manajemennya gimana, operasionalnya gimana. Kalau tidak kan pasti tidak diberikan izin juga dia oleh Arab Saudi," kata Ketua Komisi V DPR, Laurens Bahang Dama, di Senayan, Jakarta, Selasa (11/2/2014).

    Daripada melayani penerbangan dengan rute komersial tak menentu, kata Laurens, Merpati sebaiknya fokus pada penyelesaian utang dan kembali menekuni rute penerbangan perintis. "Mestinya dia fokus pada bagaimana misalnya dia menjadi feeder Garuda. Untuk penerbangan yang kawasan timur, perintis, dia tidak perlu bermain di komersial," ujar Laurens.

    Sebelumnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan sulit bagi Merpati kembali melayani penerbangan perintis. Dengan pesawat MA-60, sebagai feeder pun Merpati akan susah bersaing dengan pesawat semacam ATR milik Garuda Indonesia.

    Di sisi lain, Kementerian Perhubungan juga telah menawarkan 19 rute Merpati kepada operator maskapai lain. Dirut Merpati, Asep Eka Nugraha, Senin (10/2/2014), mengatakan, program restrukturisasi dan revitalisasi yang paling mendekati realisasi saat ini adalah penerbangan umrah.

    Berseberangan pendapat dengan Dahlan dan Asep, Laurens berpendapat bila Merpati kembali melayani penerbangan perintis justru maskapai itu akan terhindar dari rugi. Dengan melayani rute penerbangan perintis, ujar dia, Merpati akan mendapatkan public service obligation (PSO).

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.