• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 17 Desember 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pembangunan Duicker di Tana Li Jadi Prioritas
    RISKY R | Rabu, 12 Februari 2014 | 12:39 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pembangunan
    Kasi Pembangunan Jalan dan jembatan Dinas PU NTT, Alfonsus Theodorus

     
    Kupang, Flobamora.net - Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), segera memperbaiki rusaknya sebuah duicker di Desa Tana Li, Kecamatan Wewaria yang ambruk akhir bulan lalu akibat terjangan banjir.

    Kepala Seksi Pelaksanaan Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PU NTT, Alfonsus Theodorus yang ditemui di Kupang, Rabu (12/2), menjelaskan, pihaknya sudah mendapatkan laporan terkait ambruk duicker tersebut.

    "Kami sudah ada perencanaan untuk membangun kembali pada tahun ini dengan dana APBD murni 2014. Duicker itu tetap menjadi prioritas," katanya.

    Menurutnya, karena tidak ada dana tanggapan darurat yang dimiliki Dinas PU NTT, pembangunan duicker itu bersamaan dengan perbaikan ruas jalan tersebut yang dianggarkan sekitar Rp 4 miliar.     

    Sebagaimana diberitakan, jalur jalan lintas utara tepatnya di seputaran Desa Tanali, Kecamatan Wewaria tepatnya ruas jalan Detusoko - Maurole putus total akibat ambruknya duicker akibat hujan dengan intensitas tinggi beberapa waktu lalu.

    Bupati Ende Don Bosco M. Wangge, Senin (27/1) ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu, yang dipicu hujan dengan insensitas tinggi yang terjadi selama beberapa hari ini di wilayah utara.

    “Memang hujan akhir-akhir ini di wilayah utara cukup sering. Biasanya menjelang sore hari. Karena itu, akumulasi yang tinggi menyebabkan banjir besar “kata Wangge lagi.

    Dia menyatakan, jalan trans utara tersebut merupakan jalan Provinsi namun sebagai kepala daerah dan masyarakatnya sebagai pengguna jalan maka Pemkab Ende berkewajiban segera menangani permasalahan tersebut.

    “Anggaran kita sudah tidak ada lagi.Sementara APBD 2014 sendiri belum ditetapkan, tambahan pula tidak ada lagi dana tanggap darurat yang kita miliki, sehingga jalan keluar kita meminta swasta untuk menanggulangi dahulu” katanya.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.