• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 15 Agustus 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Bupati Flotim Akan Jadi Saksi Terakhir
    ALBERTO | Rabu, 12 Februari 2014 | 14:42 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Bupati
    Bupati Flores Timur, Yoseph Lagadoni Herin

     
    Kupang, Flobamora.net - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kasus dugaan pungutan liar (pungli) sebesar Rp 1 juta untuk setiap desa di Kabupaten Flores Timur (Flotim), Bambang S mengatakan, Bupati Flotim, Yoseph Lagadoni Herin akan diperiksa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang setelah semua saksi diperiksa.

    “Kita akan hadirkan Bupati Flotim setelah semua saksi ini diperiksa. Hari ini kita kembali menghadirkan empat orang saksi dari Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Flotim,” katanya kepada wartawan sebelum di Gedung Pengadilan Tipikor Kupang, Rabu (12/2).

    Ditanya tentang keterangannya pekan lalu bahwa hari ini, Rabu, 12 Pebruari 2014 JPU akan menghadirkan Bupati Flotim, Yoseph Lagadoni Herin sebagai saksi dalam kasus ini, Bambang mengatakan, Yosni merupakan saksi terakhir yang akan diperiksa setelah semua saksi baik Kepala Desa maupun pegawai di BPMD Flotim.

    Dia menjelaskan, masih ada sejumlah saksi lagi yang akan dihadirkan dalam persidangan kasus ini. Sedikitnya sudah 25 saksi yang ditetapkan, namun semuanya tentu tidak bisa hadir dalam persidangan ini.

    “Kita memang ingin kasus ini secepatnya selesai, namun untuk mendatangkan saksi dari Larantuka ke Kupang bukan pekerjaan muda. Kita minta merek untuk dating, tetapi kalau mereka memberikan alasan misalnya sakit dan urusan lainnya, ya kita tidak bisa memaksa mereka. Karena itu kemungkinan tidak semua saksi sebanyak 25 orang itu dihadirkan dalam persidangan di Kupang,” terangnya.

    Tentang biaya menghadirkan saksi dari Larantuka ke Kupang, Bambang mengatakan para saksi itu dibiayai oleh negara. Kejaksaan Negeri Larantuka membiayai mereka untuk memberikan keterangan di Pengadilan Tipikor Kupang.

    “Kejaksaan Negeri Larantuka  memfasilitas para saksi dari Larantuka ke Kupang pergi pulang. Biaya yang disiapkan adalah biaya pesawat terbang, Larantuka – Kupang, PP, biaya akomodasi, penginapan dan lain-lain. Ya, seorang saksi sekitar Rp 2 juta lebih,” katanya.

    Selama persidangan kasus Pungli di Flotim, sudah sebanyak 15 orang saksi termasuk empat orang yang dihadirkan dalam persidangan hari ini, Rabu (12/2). Lima belas saksi itu masing-masin 7 orang kepela desa  dan delapan orang staf dari BPMD Flotim berarti sudah menghabiskan dana sedikitnya  Rp 30 juta lebih.

    Empat orang saksi yang dihadirkan dalm persidangan kali ini adalah, Rufus Koda Teluma sekali sekretaris BPMD Flotim bersama tiga staf lainnya yakni Oktovianus Labi, Maria Rosa Delima Kelen dan Isidorus Fernandez.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.