• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 27 April 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Suami Dayu: Kalau Boleh Saya `Habisin` Pelaku, Tapi Agama Saya Melarang
    ANA DEA | Jumat, 16 Oktober 2015 | 20:36 WIB            #NASIONAL

    Suami
    Foto: Mei Amelia

     
    JAKARTA - Heno hanya bisa sabar dan berpasrah diri kepada Tuhan setelah mengetahui istrinya, Dayu Priambarita (45) dan anak bungsunya, Yuel Imanuel (5) tewas mengenaskan di tangan Heri Kurniawan, yang merampok di rumahnya di Cakung, Jaktim. Jika mengikuti nafsunya, pengusaha kayu itu bisa saja menghabisi nyawa pelaku, tetapi ajaran agamanya tidak membenarkan hal itu.

    "Jujur secara batin saya berontak, secara manusia, kalau boleh saya habisin dia. Tapi di ajaran agama saya tidak membolehkan itu," kata Heno kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (16/10/2015).

    Dengan terbata-bata, Heno meluapkan emosinya. Heno tampak begitu terpukul dan bersedih saat berbicara di hadapan media.

    "Sebenarnya berat, meminta maaf itu gampang, tapi memaafkan itu rasanya berat sekali," imbuhnya.

    "Kalau bisa saya habisin, tapi negara ini negara hukum. Saya maafkan, tapi biarlah bukum ini berlaku, menghukum pelaku agar tidak semena-mena," tambahnya.

    Heno pribadi mengaku tidak pernah kenal dengan tersangka meski rumahnya berdekatan. Ia juga merasa selama ini tidak pernah punya masalah dengan siapa pun.

    Dengan tertangkapnya tersangka, Heno berterimakasih kepada jajaran kepolisian. Ia juga mengucap syukur karena pelaku sudah tertangkap dan mengungkap kebenarannya.

    "Saya bersukur pada Tuhan karena yang terselubung selama ini terungkap. Saya percaya kebenaran pasti terungkap. Saya sendiri capek, tapi ini akan terungkap pelakunya. Saya mohon bantuan doa saudara-saudara supaya saya kuat dan sabar," urainya.

    Secara terpisah, kerabat Heno yang juga turut hadir, Mercia Kambuno mengatakan jika pelaku sangat sadis dan mengutuk keras perbuatan tersangka.

    "Menurut saya sadis banget, keterlaluan, biadab. Udah punya mental yang tidak beradab," kata Mercia.(Baca Heri Ditetapkan sebagai Tersangka Pembunuh Ibu dan Anak di Cakung, Ini Motifnya)

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.