• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 25 Mei 2018

     

     
    Home   »  Gaya Hidup
     
    Ingin Awet Muda? Perhatikan Regenerasi Tubuh
    ANA DEA | Senin, 19 Oktober 2015 | 10:18 WIB            #GAYA HIDUP

    Ingin
    Ilustrasi

     
    Setiap hari, ada 432 milyar sel tubuh mati dan berganti dengan sel baru atau beregenerasi. Angka ini hanya perkiraan secara ilmiah, tapi tidak ada yang bisa tahu pasti jumlah tepatnya karena ukuran sel sangat kecil dan berjumlah sangat banyak (60-100 triliun).

    Sel-sel sistem pencernaan kita, beregenerasi setiap lima menit. Liver setiap lima bulan dan mampu memerbaiki 25 persen kerusakan sel yang dialaminya, sel kulit berganti setiap empat minggu, jantung setiap enam sampai sembilan bulan. Bahkan, penelitian terbaru menyebutkan ada bagian otak yang sel-selnya juga beregenerasi.

     

    Proses regenerasi sel inilah yang menjadi kunci jika Anda ingin tetap awet muda, luar dan dalam. Tapi sebelumnya, Anda harus tahu dulu bedanya antara degenerasi dengan regenerasi.

     

    Sekarang Anda sudah tahu bahwa tubuh yang diberikan Tuhan ini memperbarui dirinya setiap hari. Pertanyaannya adalah, apakah sel-sel baru yang terbentuk adalah sel yang sehat atau kurang sehat?


    Kualitas sel baru tergantung pada bahan baku sel tersebut. Bahan bakunya adalah makanan Anda setiap hari. Jika makanan Anda berjumlah tepat, sehat, segar maka sel-sel baru yang terbentuk akan menjadi lebih kuat dan sehat dari sel sebelumnya. Inilah regenerasi.

     

    Sebaliknya, jika makanan Anda buruk dan porsinya berlebihan maka sel-sel yang terbentuk akan memiliki kualitas yangrendah. Ini adalah degenerasi.


    Ada batas untuk ini tentu saja. Para peneliti memperkirakan bahwa 30 persen dari kesehatan kita ditentukan oleh genetika. Anda dapat melakukan begitu banyak hal dengan 70 persen sisanya. Bahkan ekspresi genetika telah terbukti dipengaruhi oleh lingkungan, yang salah satunya adalah oleh makanan.

     

    Empat penyebab degenerasi

    1.  Junk food  alias makanan sampah, biasanya tinggi kalori namun sedikit nutrisi. Junk food juga minim enzim yang dibutuhkan untuk pencernaan yang sehat. Makanan sampah ini, membebani tubuh terutama liver dengan bahan kimia.

     

    Penelitian oleh tim London University College, menunjukkan bahwa diet tinggi makanan sampah dan olahan meningkatkan risiko depresi dan depresi membuat sel-sel tubuh, terutama otak, menua sebelum waktunya.


    2. Gula. Yang dimaksud di sini adalah gula (dengan rangkaian kimia) sederhana. Gula,oleh beberapa ahli kesehatan disebut Pembunuh Putih (white killer). Alasannya antara lain adalah, gula dapat menurunkan kekebalan tubuh. Gula dapat menyebabkan pankreas bekerja keras menciptakan efek roller coaster.

     

    Ketika gula darah tinggi, kita menjadi sangat berenergi dan terlalu bersemangat. Sebaliknya, ketika gula darah rendah maka kita benar-benar merasa lemas dan kelelahan.Gula bersifat sangat adiktif,  tidak mengandung vitamin atau mineral, hanya kalori sehingga konsumsinya yang berlebihan dapat merugikan sel-sel tubuh.


    3. Alkohol adalah racun bagi liver, menghabiskan vitamin B dalam tubuh, menekan sistem saraf dan menghalangi kerja sumsum tulang memroduksi sel-sel darah yang segar dan baru. Anda pasti sudah tahu, bahwa darah sangat vital untuk mengedarkan nutrisi ke semua bagian tubuh termasuk ke kulit agar tetap segar dan bercahaya.


    4. Kafein dalam jumlah berlebihan. Kafein bersifat diuretic, sehingga dapat menyebabkan dehidrasi. Kafein juga bisa menghabiskan tabungan kalsium, magnesium, dan fosfor dalam tubuh.

    Pada beberapa orang, kafein juga bisa meningkatkan tekanan darah. Kafein tidak cuma ada di dalam kopi. Satu kaleng coke mengandung sekitar35 mg kafein. Minuman ringan dan minuman bersoda lainnya ada yang mengandung 35-50 mg kafein.

     

    Empat senjata regenerasi

    1. Sayuran dan buah segar. Penuh vitamin dan mineral serta merupakan sumber phytochemicals yang bermanfaat melindungi sel-sel tubuh dari penyakit dan penuaan dini. Sayuran dan buah segar adalah senjata nomor satu regenerasi.

     

    2. Biji-bijian utuh. Seperti nasi merah, oats, gandum, gandum hitam, dan quinoa adalah sumber vitamin, mineral, serat, dan beberapa jenis protein yang dibutuhkan untuk bahan bakar pertumbuhan sel.

     

    3. Air putih.  Air diperlukan untuk proses pencernaan, sirkulasi darah supaya pembagian nutrisi ke semua anggota tubuh berjalan lancar. Asupan nutrisi yang baik dan merata adalah syarat utama kulit, mata, rambut, dan dan organ yang sehat. Air juga berguna sebagai pelumas sendi, agar Anda dapat bergerak dengan baik dan lincah.

     

    4. Olahraga, persahabatan, alam dan tidur cukup. Tubuh didesain untuk bergerak agar metabolisme berjalan cepat. Tubuh juga merupakan satu kesatuan dengan pikiran dan perasaan. Sudah banyak studi menyatakan, bahwa persahabatan dan dekat dengan alam dapat meningkatkan kadar kebahagiaan dan menjauhkan seseorang dari stres.



    Seperti telah disebut, stres adalah salah satu sebab utama penuaan dini selain pola makan tidak sehat. Itu sebabnya, orang yang sedang stres terlihat tampak lebih tua.

     

    Dan terakhir adalah tidur. Saat tidur, tubuh tidak berhenti bekerja. Di saat itulah regenerasi sel, terutama sel otak, terjadi paling aktif. Orang yang kurang tidur berisiko tinggi menjadi pikun, suatu keadaan yang biasa terjadi pada orang yang telah berusia sangat lanjut.


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.