• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 18 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Masalah Pencemaran Laut Timor Diseminarkan
    RISKY R | Jumat, 14 Februari 2014 | 12:09 WIB            #INTERNASIONAL

    Masalah
    Rektor Undana Kupang, Frederik L.Benu

     
    Kupang, Flobamora.net - Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), akan menggelar sebuah seminar bertaraf internasional terkait penyelesaian masalah Pencemaran Laut Timor, yang sejak lima tahun lalu belum diselesaikan secara tuntas, pada 18 Februari 2014 mendatang.

    Seminar yang digagas Fakultas Hukum Undana Kupang itu bertajuk " Tragedi Kemanusiaan dan Ekologi Lingkungan Akibat Meledaknya Kilang Minyak Montara di laut Timor pada Tahun 2009".
     
    Rektor Undana Kupang, Frederik L. Benu, kepada wartawan di Kupang, Jumat (14/2) menjelaskan, sebagai sebuah lembaga pendidikan tinggi di daerah ini, Undana terpanggil untuk ikut ambil bagian dan memberi kontribusi terhadap pemecahan persoalan tersebut.

    " Terhadap tragedi kemanusiaan dan ekologi lingkungan ini, Undana tidak cukup dengan memberikan perhatian saja tetapi harus memberikan tekanan secara akademik, sehingga pihak-pihak yang berkepentingan dengan masalah tersebut terbuka matanya untuk sesegera mungkin menuntaskan persoalan tersebut," katanya.

    Menurutnya, sejak peristiwa meledaknya ladang minyak Montara 21 Agustus 2009 lalu, masalah ini penyelesaiannya hanya disuarakan oleh Yayasan Peduli Timor Barat (YPTB) yang berkedudukan di Kupang.

    YPTB,lanjutnya, begitu peduli dengan masalah ini.Karena hampir 90 persen wailayah perairan Indonesia di Laut Timor tercemar. Ekologi lingkungan di laut Timor dan sekitarnya mengalami kerusakan hebat.Usaha rumput laut para petani di wilayah NTT tidak lagi membuahkan hasil yang menggembirakan,akibat peraiaran budidaya "emas hijau" ini sudah terkontaminasi tumpahan minyak mentah.

    "Kami melihat, penyelesaian masalah tersebut bukan lagi menjadi domain YPTB. Undana merasa perlu dan ikut berjuang demi nasib ratusan ribu petani rumput laut dan nelayan di daerah ini yang sudah menderita," ujarnya.

    Kata dia, seminar ini akan menghadirkan pembicara utama, Robert B.Spies dan California, AS yang juga Ketua Tim Peneliti Kasus Exon Valdes 1989 di Teluk Alaska, Senator Rachel Siewert, dari Western Australia Senate, Muchtasor, Anggota Dewan Energi Nasional, Greg Phelps, pengacara YPTB yang berkedudukan di Darwin, Australia.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.