• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 17 Desember 2017

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Perkosa Penumpang, Sopir Taksi Uber Dipenjara Seumur Hidup
    ANA DEA | Rabu, 04 November 2015 | 09:48 WIB            #INTERNASIONAL

    Perkosa
    Polisi India mengamankan Shiv Kumar Yadav (tengah, baju hitam) dari amukan massa, setelah keluar dari pengadilan di New Delhi. Reuters

     
    INDIA - Sebuah pengadilan di India telah menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup terhadap Shiv Kumar Yadav yang didakwa memerkosa seorang penumpang sewaktu ia menjadi sopir Uber.

    Hukuman terhadap Shiv Kumar Yadav itu adalah hukuman maksimum yang diancamkan terhadapnya setelah bulan lalu ia divonis bersalah atas beberapa tuduhan kejahatan, di antaranya mengintimidasi, menculik, dan membahayakan nyawa perempuan.

    Perempuan itu menggunakan mobil yang dikemudikan Yadav untuk pulang ke rumah setelah makan malam bersama teman-temannya pada Desember lalu. Korban mengatakan, Yadav memerkosanya setelah ia tertidur di dalam mobil tersebut.

    Serangan itu memicu protes disertai kemarahan atas kekerasan seksual terus-menerus yang dihadapi kaum perempuan India, yang mendapat sorotan dengan tewasnya seorang mahasiswi muda yang diperkosa beramai-ramai secara brutal sewaktu korban menumpang bus pada tahun 2012.

    Uber yang berbasis di Amerika juga menghadapi pukulan di India. Pemerintah di New Delhi menuduh perusahaan tersebut tidak melakukan pemeriksaan latar belakang para pengemudinya dan melarang perusahaan itu beroperasi, tetapi kemudian mengizinkan Uber beroperasi kembali.

    Uber telah menjadi pilihan populer bagi banyak komuter di ratusan kota di seluruh dunia, dan membanggakan diri sebagai pilihan yang aman untuk layanan mobil dari satu tempat ke tempat lain, antara lain karena sistem pembayarannya yang tidak melibatkan uang tunai.

    Namun, Uber juga dikecam karena merekrut sopir taksi tak berizin, menjual jasa lebih murah daripada layanan taksi yang terdaftar, dan membuat riskan penumpang.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     
     
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2017 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.